Desa Jadi Berprestasi Meski Awalnya Sulit
January 29, 2026 12:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Saat masih muda, pria ini sudah berkecimpung di pemerintahan desa. Motivasinya, ingin turut membangun desa yang saat itu masih sedikit penduduknya dan banyak lahan kosong.

Pengalamannya mengelola desa selama bertahun-tahun yang membuat masyarakat setempat memercayakannya memimpin desa. 

Berbagai program dijalankann hingga akhirnya Desa Indrasari berprestasi. Pada 2025, Desa Indrasari berhasil masuk tingkat Lestari, yang satu di antara program unggulannya adalah pengelolaan sampah rumah tangga mandiri.

Apa dan bagaimana kiprah Kepala Desa atau yang biasa disebut Pembakal Amat Yani? Berikut petikan wawancara dengan Kepala Desa Indrasari, Martapura, Kabupaten Banjar ini.

Bisa diceritakan latar belakang dan bagaimana masa kecil Anda?
    Pada 1985, saya mulai menetap di Desa Indrasari yang sebelumnya bernama Desa Binglu, saat itu usia saya masih 6 tahun. 
Saya lahir dari keluarga petani. Bermukim di Desa Binglu, saat itu kondisinya masih berupa desa yang sedikit penduduknya, sehingga masih banyak lahan kosong yang bisa untuk dibuat lahan pertanian atau perkebunan.

Apa yang mendorong pian untuk terjun ke pemerintahan desa?
    Motivasi saya adalah untuk dapat memberikan apa yang bisa untuk kemajuan Desa Indrasari terutama di bidang sosial.
Desa Indrasari adalah desa yang mempunyai potensi besar, sehingga dapat dikembangkan tentunya dengan pengelolaan yang baik dan benar.

Bagaimana pengalaman awal saat menjabat sebagai Kepala Urusan Pemerintah Desa pada 2008?
    Awalnya agak kesulitan karena waktu itu kami belum menggunakan komputer sebagai sarana dalam pelayanan administrasi desa, sehingga pelayanan tidak efektif dan tidak rapi sampai disediakannya komputer oleh Kades saat itu. Jadi, kami tidak kesulitan lagi dalam memberikan pelayanan administrasi dan pelaporan 

Apa pelajaran paling berharga yang didapat sebelum akhirnya terpilih sebagai Kepala Desa pada 2017?
    Pada dasarnya, masyarakat menginginkan adanya perubahan dan perbaikan dalam pengelolaan desa, sehingga memelihara kepercayaan masyarakat desa dan menjaga amanah yang diberikan menjadi suatu kewajiban bagi kepala desa.

Menurut Anda, apa perbedaan tantangan saat periode pertama dan periode berikutnya sebagai Kepala Desa?
    Tantangannya adalah di periode pertama kita terbantu karena menginginkan perubahan, tapi di periode kedua kita harus dapat membuktikan bahwa mampu bekerja dan membawa nama baik desa sampai ke tingkat yang lebih tinggi.

Prinsip kepemimpinan apa yang selalu dipegang dalam memimpin Desa Indrasari?
    Selalu terbuka dan siap menerima kritik dan saran dari pihak lain serta sabar dalam menyikapi setiap permasalahan.

Program atau kebijakan apa yang paling dibanggakan selama menjabat sebagai Kepala Desa?
    Pelayanan masyarakat berbasis digital, pengelolaan sampah rumah tangga, pemberdayaan ekonomi kemasyarakatan dan penyelenggaraan pemerintahan desa yang bersih.

Bagaimana Anda melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan desa?
    Dengan selalu mengikutsertakan kelompok masyarakat, mulai dari perencanaan dan pelaksanaan kegiatan yang ada di desa.

Desa Indrasari berhasil meraih Penghargaan Merah Trophy Proklim Lestari tahun 2025 berkat kepemimpinan Anda. Bisa diceritakan proses dan upaya yang dilakukan hingga meraih penghargaan tersebut?

    Proklim atau Program Kampung Iklim yang diluncurkan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Indrasari menjadi salah satu pesertanya pada 2021 di tingkat Madya, kemudian 2022 di tingkat Utama.

Untuk maju ke tingkat Lestari,.diwajibkan membina 10 desa atau kelompok masyarakat minimal dalam waktu dua tahun. Baru di tahun 2025, Desa Indrasari berhasil masuk tingkat Lestari, salah satu program unggulannya adalah pengelolaan sampah rumah tangga mandiri 

Apa tantangan terbesar dalam menggerakkan masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan?
    Tantangannya adalah mengubah paradigma masyarakat dari yang sebelumnya sampah dibuang di jalan menjadi sampah dipilah secara mandiri di rumah masing-masing.

Menurut Anda, apa kunci keberhasilan program lingkungan di Desa Indrasari?
    Adanya kerja sama yang baik dari berbagai pihak, baik dari masyarakat itu sendiri, petugas dan support dari pemerintah daerah maupun provinsi.

Hobi Anda berternak. Apakah ini juga berpengaruh dalam kebijakan atau program desa?
    Melalui BUMDesa Mulia Sari pada program Ketahanan Pangan Desa, kami mencoba mengembangkan budidaya Ikan Air Tawar melalui sistem Bioplok dan menanam sayuran melalui sistem Hidroponik.

Bagaimana membagi waktu antara tugas sebagai kepala desa dan kehidupan pribadi?
    Menjadi kepala desa  merupakan pekerjaan yang tugasnya melekat 24 jam, harus bisa memisahkan mana yang terpenting.

Perubahan apa yang paling Anda rasakan di Desa Indrasari sejak Anda memimpin?
    Alhamdulillah saat ini masyarakat sudah banyak yang terlibat dan mau berpartisipasi dalam setiap kegiatan di desa.

Mudah-mudahan Indrasari menjadi desa dapat dijadikan percontohan dan masyarakatnya semakin sejahtera dan mandiri. (Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)

Bukan Milik Kaum Tua
    HARAPAN, Kepala Desa atu Pembakal Amat Yani, generasi muda di manapun agar mau berkontribusi membangun desanya masing-masing. 
"Jangan pernah beranggapan, desa itu milik kaum tua saja. Dengan adanya keterlibatan generasi muda maka desa itu akan menjadi lebih hidup dan lebih mudah untuk menggali dan mengembangkan potensi desanya," kata Yani.
Pemuda itu pembawa ide-ide baru, antara lain mendirikan wirausaha rintisan (startup), memanfaatkan teknologi untuk pertanian modern, atau mengembangkan produk lokal.
Pemuda sangat paham teknologi informasi, sebab itu manfaatkan teknologi informasi untuk mempromosikan potensi desa, mengelola bank sampah digital, atau meningkatkan transparansi tata kelola desa.
Pemuda juga dapat menjadi fasilitator, motivator, dan pendamping warga untuk meningkatkan keterampilan, serta aktif dalam kegiatan kemasyarakatan, juga menjaga tradisi, sejarah, dan nilai-nilai luhur desa, sekaligus memelopori gerakan lingkungan hidup. (Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)

Biodata
Nama: Amat Yani 
Labar: Martapura, 13 Juni 1979
Pendidikan: SLTA 
Jabatan: Kepala Desa Indrasari 
Hobi: Berternak
Riwayat Pekerjaan. : 
- 2008            Kepala Urusan Pemerintah Desa Indrasari 
- 2017-2022        Kepala Desa Indrasari 
- 2022-sekarang    Kepala Desa Indrasari

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.