TRIBUN-MEDAN.com - Santer kabar perombakan kabinet akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto.
Kabar tersebut pun langsung ditanggapi pihak istana.
Seperti diketahui, pembantu presiden atau menteri yang dinamai Kabinet Merah Putih resmi terbentuk pada 21 Oktober 2024 di istana kepresidenen.
Pembentukan sekaiigus menandai dimulainya masa kerja Kabinet Merah Putih untuk periode 2024–2029.
Terkini, muncul rumor perombakan kabinet akan dilakukan Presiden Prabowo Subianto.
Dikabarkan yang akan dirombak yakni Menteri Luar Negeri Sugiono yang akan naik menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).
Kursi Menlu nantinya akan diisi oleh Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI dari Fraksi Gerindra Budisatrio Djiwandono.
Pihak Istana melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan bahwa belum ada rencana perombakan kabinet akan dilakukan Presiden Prabowo. Menurutnya belum ada pembicaraan di Istana mengenai reshuffle dalam waktu dekat.
"Belum ada, belum ada," kata Prasetyo di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, (28/1/2026).
Prasetyo menanggapi singkat terkait pernyataan Ketua Komisi 1 Utut Adianto yang menyebut bahwa Budi Djiwandono akan masuk kabinet.
Ia hanya mengatakan bahwa belum ada pembicaraan tersebut.
"Belum," katanya.
Sebelumnya Budi Djiwandono buka suara terkait kabar dirinya bakal menjadi bagian eksekutif atau pemerintahan di Kabinet Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan bahwa masih tetap bertugas di Komisi I DPR RI.
"Nggak tahu, makanya tanyakan pada Pak Utut. Tugas kita tetap sekarang di Komisi I," kata Budi ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Ketua Komisi I DPR R Utut Adianto, memberikan sinyal kuat mengenai masa depan politik Wakil Ketua Komisi I DPR, Budisatrio Djiwandono.
Hal itu disampaikan Utut saat membuka rapat kerja bersama Menteri Pertahanan, Panglima TNI, dan Kepala BIN di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/1/2026) kemarin.
Awal membuka rapat, Utut menyapa para petinggi pertahanan dan keamanan yang hadir.
Namun, suasana menjadi menarik saat ia memberikan "kode" bahwa rekan pimpinannya yang duduk di sebelah kanan, yakni Budisatrio Djiwandono, diduga kuat akan segera berpindah tugas ke jajaran pemerintahan atau eksekutif.
"Mohon izin di depan ada pak Menhan, panglima dan Kepala BIN yang hadir itu menjadi daya tarik luar biasa. Kalau katanya orang sebelah kanan saya, yang dugaan saya sebentar lagi akan di eksekutif: You cannot beat the band with uniform," ujar Utut di hadapan para mitra kerja dalam rapat kemarin.
Sebelumnya pada periode terakhir tahun 2025, Presiden Prabowo telah melakukan beberapa reshuffle besar di kabinetnya, termasuk pengangkatan 11 pejabat baru yang melibatkan posisi menteri, wakil menteri, dan kepala lembaga negara.
Baca juga: Rano Karno Siburian Jadi Ketua Umum Pertama FSI Kota Medan
Perombakan pada September 2025 itu juga mencakup perubahan di posisi-posisi strategis seperti Menteri Keuangan dan pembentukan kementerian baru, yang kemudian ikut memicu diskusi luas tentang arah kebijakan pemerintah.
Berikut daftar reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo sejak dirinya menjabat pada Minggu, 20 Oktober 2024.
1) 19 Februari 2025
Prabowo melakukan perombakan pertama Kabinet Merah Putih pada 19 Februari 2025.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro dicopot dan diganti oleh Brian Yuliarto.
Selain melantik Brian Yuliarto, Prabowo juga melantik sejumlah pimpinan badan, yaitu Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), dan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Daftar reshuffle pertama:
2) 8 September 2025
Presiden Prabowo melakukan reshuffle besar di lima kementerian strategis pada September 2025.
Baca juga: Polsek Bilah Hilir Labuhanbatu Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu, Dua Pelaku Diamankan
Momen tersebut terjadi setelah gelombang demo besar-besaran terjadi di berbagai wilayah Indonesia pada Agustus 2025.
Daftar reshuffle kedua:
3) 17 September 2025
Pada bulan September 2025, Prabowo kembali melantik sejumlah nama.
Reshuffle ketiga ini dilakukan Prabowo pada 17 September 2025.
Termasuk pelantikan tiga menteri dan tiga wakil menteri.
Daftar reshuffle ketiga:
4) 8 Oktober 2025
Pada 8 Oktober 2025, Prabowo melantik sejumlah pejabat di Istana Kepresidenan.
Antara lain dua wakil menteri, yaitu Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) dan Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes).
Selain itu, di saat yang sama Prabowo melantik Duta Besar untuk negara sahabat, asisten khusus, hingga Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN.
Daftar reshuffle keempat:
Baca juga: Nasib Aiptu Ikhwan dan Serda Usai Fitnah dan Pukuli Pedagang Es, Oknum TNI dan Polri Memalukan . . .
(*/TRIBUN-MEDAN.com)
Sumber: Tribunnews.com