Pesan Sabrina Chairunnisa untuk Netizen usai Kematian Lula Lahfah: Menghakimi Bukan Tugas Manusia
January 29, 2026 01:38 PM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Dunia jagat maya masih diselimuti awan duka sekaligus riuh spekulasi pasca kepergian selebgram Lula Lahfah. 

Seperti diketahui, kekasih Reza Arap tersebut ditemukan mengembuskan napas terakhirnya di apartemen pribadinya, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/01/2026).

Namun, alih-alih hanya dibanjiri doa, kepergian mendadak ini justru memicu munculnya berbagai isu miring dan pembicaraan liar mengenai penyebab kematiannya. 

Fenomena ini rupanya memicu kegelisahan Sabrina Chairunnisa.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @sabrinachairunnisa, pada Selasa (27/01/2026), mantan istri Deddy Corbuzier ini memberikan teguran keras bagi mereka yang sibuk mengulik kehidupan pribadi almarhumah.

Sabrina mengajak publik untuk merefleksi diri dan berhenti menaruh sorotan negatif pada sosok yang sudah tiada.

"Dear netizen, bisakah kita berhenti mengurusi dosa orang lain? Apalagi ketika orang tersebut telah meninggal dunia,” tulis Sabrina di awal kalimatnya.

Bagi Sabrina, menghakimi moralitas seseorang bukanlah porsi manusia. 

Baca juga: Pengakuan di Podcast, Alasan Lula Lahfah Memilih Reza Arap: Menurut Aku Dia Baik Sama Semua Orang

Ia merasa jengkel melihat banyaknya pihak yang seolah-olah mengambil peran Tuhan dalam mengadili kehidupan Lula Lahfah.

Menurutnya, jika memang ada sangkut paut dengan hukum, biarlah otoritas terkait yang menyelesaikannya secara profesional.

“Seburuk atau sebaik apa pun seseorang semasa hidupnya, menghitung dan mengadili perbuatannya bukanlah tugas kita. Itu adalah urusan Tuhan, dan hanya Tuhan yang berhak menilai,” jelasnya.

“Jika memang ada indikasi pelanggaran hukum, biarlah pihak berwajib yang bekerja. Itu bukan tugas kita apalagi dibahas secara liar di media sosial," tambah selebgram sekaligus beauty influencer tersebut.

Sabrina juga melemparkan sindiran halus namun tajam bagi mereka yang merasa memiliki standar moral lebih tinggi. 

Ia mengingatkan bahwa setiap orang pasti memiliki cela, hanya saja mungkin waktunya belum tiba bagi aib tersebut untuk terungkap ke publik.

Baca juga: Polisi Ungkap Alasan Tetap Selidiki Kematian Lula Lahfah Walau Keluarga Menolak Autopsi, Formalitas?

“Merasa diri lebih suci tidak berarti kita bebas dari dosa. Sering kali itu hanya berarti dosa kita belum dibuka,” tulisnya dengan nada sarkas.

Menutup pesannya, mantan ibu sambung Azka Corbuzier ini mengajak masyarakat untuk lebih mengedepankan empati dan mengirimkan doa terbaik bagi mendiang serta kekuatan bagi keluarga yang sedang berduka.

“Lebih baik kita doakan hal-hal baik untuk almarhumah. Semoga ia ditempatkan di sisi terbaik Tuhan Yang Maha Esa. Dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Itulah makna menjadi manusia yang sesungguhnya,” tutupnya.

Pernyataan berani Sabrina ini pun langsung menuai dukungan luas. 

Banyak netizen yang sependapat bahwa etika dan empati di media sosial kini kian terkikis.

"Terimakasih kak Sab sudah menjadi pengingat atas kelakuan kami yg kadang lepas kontrol. Itulah gunanya influence yg memberikan nasehat positif. Semoga kedepan kita dijauhkan dengan Julid dan Gibah ya. Tuhan Berkati Kak Sab," tulis salah satu akun di kolom komentar, menyuarakan rasa setujunya atas pesan tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.