Drama Gila Liga Champions, Buah Manis Perjudian Jose Mourinho yang Sakiti Mantan di Menit Kritis
January 29, 2026 06:15 PM

TRIBUNNEWS.COM - Drama paling menarik sekaligus menegangkan pada matchday terakhir Liga Champions 2025/2026 fase liga alias League Phase barangkali layak ditujukkan kepada laga Benfica vs Real Madrid.

Dalam laga yang berlangsung di Estadio Da Luz, duel Benfica vs Real Madrid dimenangkan tuan rumah dengan skor 4-2.

Benfica selaku tuan rumah mampu menciptakan drama yang mendebarkan saat mengalahkan Real Madrid di kandang.

Menghadapi Real Madrid yang berstatus sebagai raja Liga Champions jelas bukan tantangan mudah bagi Benfica.

Apalagi Benfica punya beban harus menang dengan margin skor tertentu agar bisa lolos ke fase gugur Liga Champions.

Tekanan yang mengarah ke Benfica seakan kian besar, karena mereka harus menjalani berbagai skenario, hanya untuk bisa lolos ke babak selanjutnya.

Beruntungnya, Benfica tampil apik hingga akhirnya bisa mengalahkan Real Madrid dengan margin skor yang diharapkan dan menjaga asa tampil di 16 besar LIga Champions musim ini.

Benfica awalnya tertinggal terlebih dahulu dari Real Madrid, setelah Kylian Mbappe membuka skor menit ke-30.

Setelahnya, Benfica membalikkan skor dengan mencetak dua gol balasan di 10 menit terakhir babak pertama.

Gol dari Andreas Schjelderup (36') dan Vangelis Pavlidis (45+5) membuat publik Benfica bersorak-sorai di stadion.

MERAYAKAN GOL - Para pemain Benfica merayakan gol saat melawan Bayern Munchen dalam matchday pamungkas Grup C Piala Dunia Antarklub 2025, Rabu (25/6/2025) dini hari WIB.
MERAYAKAN GOL - Para pemain Benfica merayakan gol saat melawan Bayern Munchen dalam matchday pamungkas Grup C Piala Dunia Antarklub 2025, Rabu (25/6/2025) dini hari WIB. (Instagram Benfica)

Para pendukung Benfica yang memadati stadion kian bersorak ketika timnya mampu memperlebar keunggulan.

Tepat pada menit ke-54, gol kedua yang dicetak oleh Andreas Schjelderup membuat Benfica menjauh 3-1.

Sayangnya, tak lama berselang, Real Madrid gantian memperkecil kedudukan atas Benfica menjadi 3-2.

Bagi Benfica, meskipun unggul, skor 3-2 belum sepenuhnya memberi jaminan bagi mereka lolos ke play-off 16 besar.

Hal ini dikarenakan Benfica harus bisa unggul dengan margin minimal dua gol atas Real Madrid, agar bisa mengamankan posisi 24 besar, guna bisa tampil di babak play-off bulan depan.

Baca juga: Bagan 16 Besar Liga Champions 2025/2026: Kans Real Madrid Jumpa Man City, PSG vs Chelsea

Drama menegangkan pun akhirnya tersaji pada babak tambahan waktu paruh kedua alias injury time.

Benfica yang butuh minimal satu gol lagi untuk bisa menciptakan keajaiban lolos di detik terakhir, pun mendadak diuntungkan setelah dua pemain Real Madrid diganjar kartu merah pada masa injury time.

Kartu merah yang diterima Raul Asencio (90+2). disusul dikeluarkannya Rodrygo (90+7) karena alasan yang sama, membuat Real Madrid terpaksa bermain dengan kondisi 9 pemain saja.

Kondisi Real Madrid yang kehilangan dua pemain itulah yang akhirnya dimanfaatkan oleh Benfica.

Mendapatkan kesempatan terakhir lewat tendangan bebas, Benfica mencetak gol dramatis yang mengantarkan langkahnya ke babak play-off 16 besar Liga Champions di menit kritis.

Situasi kian menarik, lantaran sosok utama yang menginspirasi kemenangan dramatis Benfica atas Real Madrid ialah sang kiper, Anatoliy Trubin.

Pemain berposisi penjaga gawang itu secara heroik mampu mengunci tiket kelolosan ke babak play-off, usai mencetak gol dramatis lewat sundulan di menit kritis, ke gawang sang raja Liga Champions.

Gol dramatis yang dicetak Anatoliy Trubin pun memastikan Benfica lolos ke play-off dengan cara mendebarkan.

EKS REAL MADRID - Aksi Mario Gila Fuentes saat masih berseragam Real Madrid yang kini membela Lazio.
EKS REAL MADRID - Aksi Mario Gila Fuentes saat masih berseragam Real Madrid yang kini membela Lazio. (Instagram Mario Gila Fuentes)

Benfica yang awalnya berada di peringkat ke-25 alias tidak lolos, akhirnya berhak naik satu tingkat ke urutan ke-24, peringkat yang menjadi batas aman terakhir untuk lolos ke fase gugur.

Tim asal Portugal itu mengambil alih posisi Marseille yang terpaksa harus angkat koper, setelah peringkat yang ia tempati direbut paksa oleh Benfica di menit kritis.

Di babak play-off 16 besar, Benfica kemungkinan besar akan kembali bertemu dengan Real Madrid atau Inter Milan, untuk memperebutkan tiket lolos ke fase gugur.

Kelolosan dramatis yang diciptakan Benfica ini barangkali menjadi salah satu cerita manis yang mewarnai drama hasil laga matchday terakhir Liga Champions fase liga, Kamis (29/1/2026) dinihari tadi.

Benfica Lolos Dramatis, Jose Mourinho Dalang Utamanya

Selain sosok Anatoliy Trubin yang layak dijadikan pahlawan utama kemenangan Benfica atas Real Madrid.

Keberadaan Jose Mourinho yang berstatus sebagai pelatih utama Benfica jelas tidak boleh dikesampingkan perannya.

Sosok pelatih yang dijuluki "The Special One" itu barangkali menjadi aktor utama yang meminta Anatoliy Trubin untuk maju ke depan saat Benfica mendapatkan peluang terakhir lewat tendangan bebas.

Beruntung, perjudian yang dilakukan Mourinho membuat Benfica menang dengan skor yang diharapkan atas Real Madrid.

Bagi Mourinho, kemenangan dramatis yang didapat Benfica atas Real Madrid jelas terasa mengesankan.

Apalagi momen ini terjadi saat Mourinho mengalahkan Rela Madrid yang merupakan mantan klubnya sendiri.

Kondisi semakin menarik, mengingat Mourinho punya perjalanan yang tidak terduga, ketika dipercaya menjadi pelatih Benfica pada awal musim ini.

Awalnya, Mourinho dipecat oleh Fenerbahce setelah ia gagal mengantarkan klub Turki itu lolos ke babak utama Liga Champions, lantaran keok di babak kualifikasi.

Menariknya, Fenerbahce tersingkir usai disingkirkan Benfica di momen kritis tersebut.

Tak berselang lama dipecat oleh Fenerbahce, Mourinho secara tak terduga dipercaya melatih Benfica, tim yang membuat dirinya harus dipecat di klub sebelumnya.

TERSENYUM - Jose Mourinho tersenyum saat sesi perkenalan sebagai pelatih baru, Benfica pada Jumat (19/9/.2025). (Instagram Benfica)

Perjalanan Mourinho bersama Benfica pun tidak mudah awalnya, khususnya di Liga Champions.

Benfica sempat menelan tiga kekalahan beruntun di Liga Champions, masing-masing melawan Chelsea, Newcastle United dan Benfica.

Tiga kekalahan tersebut pun membuat harapan Benfica untuk lolos ke babak berikutnya mendadak tertutup.

Namun, Mourinho dengan segudang pengalamannya mampu membuat Benfica bangkit dan akhirnya lolos dari lubang jarum.

Kemenangan melawan Ajax, Napoli dan terbaru Real Madrid, memastikan kelolosan Benfica ke babak play-off.

Benfica pun berhak lolos ke play-off, usai mengumpulkan 9 poin dari 8 laga, dan punya selisih gol minis dua.

Sementara, Real Madrid yang awalnya hampir pasti lolos langsung ke 16 besar, terpaksa menjalani laga play-off, lantaran terlempar dari posisi 8 besar di menit kritis.

Setelah menyaksikan drama laga ini, Mourinho pun merasa sangat luar biasa.

"Kemenangan ini bersejarah dan penting, terlebih lagi dari sudut pandang prestise," jujur Mourinho dilansir laman UEFA.

Layak dinanti seberapa jauh Mourinho bisa membawa Benfica menapaki babak selanjutnya di Liga Champions musim ini?

Klasemen Akhir Liga Champions 2025/2026:

 
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
35
Arsenal
8
8
0
0
23
4
19
24
2
35
Bayern Munich
8
7
0
1
22
8
14
21
3
35
Liverpool
8
6
0
2
20
8
12
18
4
35
Tottenham
8
5
2
1
17
7
10
17
5
35
Barcelona
8
5
1
2
22
14
8
16
6
35
Chelsea
8
5
1
2
17
10
7
16
7
35
Sporting CP
8
5
1
2
17
11
6
16
8
35
Manchester City
8
5
1
2
15
9
6
16
9
35
Real Madrid
8
5
0
3
21
12
9
15
10
35
Inter Milan
8
5
0
3
15
7
8
15
11
35
Paris Saint-Germain
8
4
2
2
21
11
10
14
12
35
Newcastle
8
4
2
2
17
7
10
14
13
35
Juventus
8
3
4
1
14
10
4
13
14
35
Atletico Madrid
8
4
1
3
17
15
2
13
15
35
Atalanta
8
4
1
3
10
10
0
13
16
35
Leverkusen
8
3
3
2
13
14
-1
12
17
35
Dortmund
8
3
2
3
19
17
2
11
18
35
Olympiacos
8
3
2
3
10
14
-4
11
19
35
Club Brugge
8
3
1
4
15
17
-2
10
20
35
Galatasaray
8
3
1
4
9
11
-2
10
21
35
Monaco
8
2
4
2
8
14
-6
10
22
35
Qarabag
8
3
1
4
13
21
-8
10
23
35
Bodo/Glimt
8
2
3
3
14
15
-1
9
24
35
Benfica
8
3
0
5
10
12
-2
9
25
35
Marseille
8
3
0
5
11
14
-3
9
26
35
Pafos
8
2
3
3
8
11
-3
9
27
35
Union SG
8
3
0
5
8
17
-9
9
28
35
PSV
8
2
2
4
16
16
0
8
29
35
Athletic Club
8
2
2
4
9
14
-5
8
30
35
Napoli
8
2
2
4
9
15
-6
8
31
35
Copenhagen
8
2
2
4
12
21
-9
8
32
35
Ajax
8
2
0
6
8
21
-13
6
33
35
Frankfurt
8
1
1
6
10
21
-11
4
34
35
Slavia Praha
8
0
3
5
5
19
-14
3
35
35
Villarreal
8
0
1
7
5
18
-13
1
36
35
Kairat Almaty
8
0
1
7
7
22
-15
1
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Lihat selengkapnya →

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.