TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Alokasi Dana Desa Tahun 2026 di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami penurunan.
Hal itu disampaikan Bupati Konsel, Irham Kalenggo, saat diwawancarai TribunnewsSultra.com, di Kota Kendari, Kamis (29/1/2026).
Irham mengatakan, alokasi anggaran turun, karena menyesuaikan dengan nilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD untuk tahun ini.
"Alokasi Dana Desa 2026 tentu mengalami penurunan, karena seiring dengan menurunnya nilai APBD kami," katanya ditemui di Kantor Gubernur Sultra.
Mantan Ketua DPRD Konsel itu menyebutkan, anggaran tersebut diambil dari 10 persen total APBD mereka.
Baca juga: Ini Program Prioritas Pemprov Sulawesi Tenggara di Tengah Penurunan APBD 2026 Senilai Rp1 Triliun
Sementara Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Konawe Selatan Tahun 2026 sekitar Rp1,4 triliun.
Jumlah tersebut mengalami penurunan dari tahun sebelumnya, dengan APBD 2025 mencapai sekitar Rp1,8 triliun.
Sehingga, jika dihitung 10 persen dari nilai APBD 2026 didapatkan angka sekitar Rp140 miliar.
Sebanyak Rp140 miliar ini akan dibagi ke 336 desa yang tersebar di 25 kecamatan di Kabupaten Konawe Selatan.
Lebih lanjut Irham menjelaskan, APBD sebesar Rp1,4 triliun ini sudah dialokasikan ke belanja wajib dan pilihan.
Baca juga: Alasan APBD Sulawesi Tenggara Turun Jadi Rp4 Triliun, Pemprov Sultra Pangkas Perjalanan Dinas OPD
Di antaranya adalah gaji pegawai, program peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, pertanian, hingga infrastruktur.
Sebagai informasi, Kantor Bupati Konawe Selatan berada di Jalan Poros Andoolo, Kelurahan Potoro, Kecamatan Andoolo.
Jaraknya 72 kilometer (km) atau 1 jam 55 menit dari Kantor Gubernur Sultra di Kompleks Bumi Praja, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari. (*)
(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)