SURYAMALANG.COM, - Nama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, mendadak jadi perbincangan hangat di tengah desas-desus perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih.
Mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) yang dikenal sebagai orang kepercayaan Presiden ke-7 RI Joko Widodo ini menjadi sorotan usai kedapatan menyambangi kediaman pribadi Jokowi di Solo secara tertutup.
Meski Istana telah membantah adanya agenda reshuffle dalam waktu dekat, pertemuan tersebut memicu spekulasi mengenai masa depan politik sang Guru Besar di jajaran menteri Presiden Prabowo Subianto.
Kabar mengenai perombakan kabinet ini mulai mencuat bertepatan dengan momen pelantikan anggota Dewan Energi Nasional (DEN) periode 2026-2030 pada Rabu (28/1/2026).
Nama Pratikno disebut-sebut sebagai salah satu menteri yang masuk dalam radar reshuffle. Namun, pada hari tersebut, isu itu urung terbukti karena tidak ada agenda penggantian menteri yang terlaksana.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi pun segera merespons spekulasi yang berkembang.
Prasetyo menegaskan, hingga saat ini pihak Istana belum melakukan pembicaraan serius mengenai perombakan susunan pembantu presiden.
"Belum ada (reshuffle Kabinet Merah Putih)," tegas Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan di Istana Kepresidenan Jakarta.
Baca juga: Penjelasan Pakar Prof Henri Subiakto Soal Pasal UU ITE yang Salah Kaprah di Kasus Ijazah Jokowi
Meski telah dibantah, publik tetap mengaitkan isu ini dengan aktivitas Pratikno satu bulan sebelumnya.
Pada Sabtu (27/12/2025), eks Mensesneg dua periode era Jokowi itu terlihat menyambangi rumah pribadi Joko Widodo di Surakarta, Jawa Tengah.
Penampilan Pratikno kala itu tergolong sederhana, hanya mengenakan kemeja batik lengan panjang dan celana hitam, namun gerak-geriknya yang terkesan terburu-buru mengundang tanda tanya.
Dalam video yang viral di media sosial TikTok, terlihat momen saat Pratikno berjalan cepat menuju kediaman Jokowi.
Pratikno hanya memberikan jawaban singkat sambil tersenyum ketika disapa oleh warga sekitar.
"Pak Pratikno," sapa seorang warga, yang kemudian dijawab "Nggih (iya)" oleh Pratikno sembari terus melangkah masuk.
Baca juga: Alasan Ahok Mundur dari Jabatan Komisaris PT Pertamina Karena Jokowi, Padahal Dulu Ditunjuk Presiden
Pertemuan yang berlangsung secara tertutup selama kurang lebih satu jam itu hingga kini masih menyimpan misteri.
Belum ada pernyataan resmi terkait apa yang dibahas oleh kedua tokoh tersebut.
Satu hal yang pasti, kedekatan mereka masih terasa kental, terlihat dari ucapan terima kasih yang disampaikan Jokowi saat melepas kepulangan sang menteri.
"Terima kasih, Pak Menteri," ucap Jokowi sesaat sebelum mobil yang membawa Pratikno meninggalkan lokasi.
Pratikno adalah Menko PMK di dalam Kabinet Merah Putih pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dan dilantik menjadi Menko PMK pada 21 Oktober 2025.
Dikutip dari laman resmi Kemenko PMK, Pratikno bukanlah nama asing di bidang birokrasi Indonesia.
Pratikno pernah menjadi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) selama 10 tahun pada era pemerintahan Jokowi.
Periode pertama yakni pada 2014-2019, dan periode kedua yaitu 2019-2024.
Baca juga: Poin Penting Pernyataan Rocky Gerung Saat Jadi Ahli Khusus Roy Suryo Cs di Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Pratikno lahir di Bojonegoro, Jawa Timur, pada 13 Februari 1962, dan memiliki istri bernama Siti Faridah.
Pratikno dan Siti memiliki tiga orang anak yang bernama Anisa Firdia Hanum, Hilda Mutia Hanum, dan Gita Nadia Hanum.
Dalam pendidikannya, Pratikno mengenyam S1 jurusan Ilmu Pemerintahan di Universitas Gadjah Mada (UGM).
Pratikno juga telah meraih gelar S2 jurusan Development Administration di Birmingham University, Inggris.
Pratikno kemudian meraih gelar doktoralnya di Flinders University, Australia, pada bidang Ilmu Politik tahun 1997.
Pada 21 Desember 2009, Pratikno dikukuhkan sebagai Guru Besar FISIP UGM, dengan nama lengkap berikut gelarnya yakni Prof. Dr. Pratikno, M.Soc.Sc.
Rekam jejak Pratikno di dunia akademik juga tidak main-main.
Pratikno tercatat pernah menjadi Rektor ke-14 UGM sejak 16 Juli 2012 hingga 24 November 2014.
Sebelum itu, Pratikno memulai kariernya di UGM sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik di FISIP UGM pada 2001 sampai 2004.
Baca juga: Pengakuan Rustam Effendi Banyak Dapat Tawaran Damai, Pilih Berjuang Bongkar Keaslian Ijazah Jokowi
Selanjutnya, Pratikno diangkat sebagai Dekan FISIP UGM sejak tahun 2008 hingga 2012.
Puncak karier Pratikno terjadi saat dipercaya menjadi rektor UGM.
Sejak itu, karier Pratikno semakin cemerlang, di mana pada 2014 ditunjuk Jokowi untuk mengemban jabatan sebagai Mensesneg.
Pratikno menjadi salah satu menteri yang tak pernah diganti oleh Jokowi selama 2 periode pemerintahan.
Pratikno memiliki total harta kekayaan sebesar Rp16,3 miliar.
Hartanya itu terdaftar di dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dilaporkannya pada 14 Maret 2025.
Harta terbanyak Pratikno berasal dari kas dan setara kas sebesar Rp8,1 miliar.
Selanjutnya disusul dari harta tanah dan bangunan yang tersebar di Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta, dengan total mencapai Rp7,5 miliar.
Harta lain milik Pratikno berasal dari kendaraan mobil dengan total nilai Rp607 juta, harta bergerak lainnya Rp518 juta, surat berharga Rp424 juta, dan harta lainnya sebesar Rp299 juta.
Di sisi lain, Pratikno juga masih memiliki utang sebesar Rp1,2 miliar.
(Tribunnews.com)