Laporan wartawan TribunBanten.com Ade Feri Anggriawan
TRIBUNBANTEN.COM, TANGSEL - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Maria Teresa Suhardja turun langsung ke permukiman warga Bukit Nusa Indah, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kamis (29/1/2026).
Kehadiran sosok legislatif Gen Z itu pun langsung disambut warga, yang memanfaatkan momen silaturahmi tersebut untuk menyampaikan berbagai keluhan dan aspirasi, terutama terkait persoalan sampah dan kondisi lingkungan.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, warga mengungkapkan harapan adanya dukungan pemerintah terhadap pengelolaan sampah mandiri, perbaikan infrastruktur lingkungan, hingga fasilitas umum seperti posyandu.
Aspirasi tersebut diserap langsung oleh Maria, untuk kemudian dikomunikasikan dengan pihak eksekutif sebagai bagian dari upaya mendorong solusi atas kebutuhan warga di tingkat permukiman.
Baca juga: Maki Pedemo Jalan Rusak, Anggota DPRD Banten Musa Weliansyah Diadukan ke BK
"Sekarang ini sampah merupakan isu nasional. Tapi memang luar biasa warga di Bukit Nusa Indah ini mau mengelola sampah secara mandiri dan sangat membantu pemerintah," kata Maria, usai kegiatan.
"Namun selain soal sampah, saya juga menyerap aspirasi lainnya dari warga, mulai dari infrastruktur jalan, posyandu serta fasilitas untuk masyarakat umum lainnya," sambungnya.
"Dan tentunya hal ini akan saya komunikasikan dengan eksekutif, karena ini aspirasi masyarakat dan kewajiban pemerintah untuk memfasilitasi kepentingan warganya," jelasnya.
Maria mengaku, kegiatan turun langsung ske pemukiman warga untuk bersilaturahmi merupakan agenda yang rutin ia lakukan, terutama di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 1 Ciputat.
"Itu memang saya sering turun, biasa ngobrol, menyambangi warga. Kebetulan di Musrembang di kelurahan bertemu dengan para RW. Mereka menyampaikan aspirasi dan usulan, jadi hari ini kita silaturahmi," ungkap Maria.
Sementara itu, Ketua RW 14 Bukit Nusa Indah Serua, Hermanuadi mengatakan, pihaknya sengaja mengundang Maria agar dapat mendengar keluhan langsung dari warga dan menyampaikannya ke Pemkot Tangsel.
Menurutnya, banyak kebutuhan-kebutuhan warga yang mungkin terlambat, sehingga membutuhkan peran eksekutif untuk mendorongnya agar segera terealisasi.
"Kebutuhan warga sini itu banyak, mulai dari penanggulangan banjir, fasilitas-fasilitas posyandu dan lainnya. Kami butuh supaya beliau (Maria) itu untuk mendorong ke pemerintah," harap Herman.
"Dan yang paling mendesak saat ini dibutuhkan adalah teba raksasa berukuran 4x10 meter, dengan kedalaman 2 meter untuk kami mengelola sampah secara mandiri," pungkasnya.