Kesaksian Reza Arap Tak Cukup! Polisi Periksa Keluarga Lula Lahfah, Curigai Alasan Penolakan Autopsi
January 30, 2026 08:38 AM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Kepolisian terus mendalami secara serius kasus kematian selebgram Lula Lahfah yang hingga kini masih menyisakan banyak tanda tanya.

Proses penyelidikan tidak berhenti pada lingkaran terdekat di lokasi kejadian, tetapi kini bergerak lebih jauh dengan rencana pemeriksaan terhadap pihak keluarga almarhumah.

Langkah tersebut diambil setelah penyidik memeriksa sejumlah pihak yang memiliki keterkaitan langsung dengan peristiwa meninggalnya Lula Lahfah, mulai dari asisten rumah tangga, asisten pribadi, hingga kekasih mendiang, Muhammad Reza Oktovian alias Reza Arap.

Baca juga: Jawaban Polisi Soal Isu Lula Lahfah Meninggal Akibat Overdosis, Petugas Amankan Obat-Obatan

Keluarga Akan Dipanggil, Autopsi Jadi Fokus Pendalaman

Pemeriksaan terhadap pihak keluarga Lula Lahfah dilakukan untuk menggali sejumlah aspek krusial yang dinilai penting dalam rangkaian penyelidikan.

Salah satu poin utama yang hendak didalami adalah alasan penolakan autopsi yang sebelumnya disampaikan oleh keluarga.

Hingga saat ini, polisi telah memeriksa sedikitnya 10 orang saksi dari berbagai latar belakang.

Mereka mencakup orang yang pertama kali menemukan jenazah, pihak apartemen, teknisi, hingga orang-orang terdekat almarhumah.

Polisi Telusuri Rangkaian Peristiwa Sejak Awal

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan bahwa penyidik Polres Metro Jakarta Selatan telah menelusuri rangkaian kejadian secara menyeluruh, sejak awal penemuan jenazah hingga proses pengamanan barang bukti dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Pendalaman dilakukan secara berlapis untuk memastikan setiap detail peristiwa tercatat dan dianalisis dengan cermat.

LULA LAHFAH MENINGGAL - Suasana rumah duka RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan, tempat disemayamkannya jenazah Lula Lahfah, Jumat (23/1/2026). Terlihat dari kejauhan Reza Arap kekasih dari Lula Lahfah menggunakan hoodie atau jaket abu-abu dan topi bersandar di depan pintu masuk.
LULA LAHFAH MENINGGAL - Suasana rumah duka RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan, tempat disemayamkannya jenazah Lula Lahfah, Jumat (23/1/2026). Terlihat dari kejauhan Reza Arap kekasih dari Lula Lahfah menggunakan hoodie atau jaket abu-abu dan topi bersandar di depan pintu masuk. (Tribunnews.com/Fauzi Alamsyah)

Barang Bukti Dikirim ke Laboratorium Forensik

Dalam upaya mengungkap penyebab pasti kematian Lula Lahfah, sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian telah dikirim ke laboratorium forensik.

Hasil uji laboratorium tersebut akan menjadi salah satu pijakan utama dalam penarikan kesimpulan penyelidikan.

“Penyidik sudah mendalami rangkaian peristiwa, mulai dari penemuan jenazah, olah TKP, hingga pemeriksaan 10 saksi, termasuk ART, sopir yang pertama kali menemukan, teknisi, pihak apartemen, serta kekasih almarhum,” ujar Budi di Mapolda Metro Jaya, Rabu (28/1/2026), seperti dikutip dari KompasTV.

Baca juga: Di Balik Status Saksi, Reza Arap Akhirnya Buka Suara Soal Kematian Lula Lahfah, Singgung Rencana

Libatkan Dokter dan Rumah Sakit

Tak hanya saksi nonmedis, kepolisian juga melibatkan tenaga medis dalam proses penyelidikan.

Polisi telah memeriksa dokter berinisial R yang mengeluarkan surat keterangan kematian Lula Lahfah.

Selain itu, pihak Rumah Sakit Pondok Indah turut dimintai keterangan terkait riwayat medis almarhumah guna melengkapi data dan kronologi kesehatan sebelum meninggal dunia.

“Pemeriksaan juga kami lakukan terhadap dokter yang mengeluarkan surat keterangan kematian, serta pihak rumah sakit terkait riwayat medis almarhumah,” kata Budi.

Konferensi Pers Akan Digelar Setelah Semua Hasil Lengkap

Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan rampung, termasuk hasil laboratorium forensik, kepolisian berencana menggelar konferensi pers.

Dalam pemaparan tersebut, sejumlah pihak akan dilibatkan, antara lain Kementerian Kesehatan, tim laboratorium forensik, serta dokter yang menangani visum dan riwayat kesehatan Lula Lahfah.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk keterbukaan sekaligus pertanggungjawaban kepada publik.

Polisi Janjikan Transparansi Penyelidikan

Budi menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen penuh untuk menyampaikan perkembangan penyelidikan secara terbuka.

Ia meminta masyarakat dan media bersabar menunggu hasil akhir dari seluruh proses yang sedang berjalan.

“Kami berharap publik dapat menunggu. Pasti pihak kepolisian akan transparan menyampaikan perkembangan terkait peristiwa yang terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” ujarnya.

Hingga saat ini, penyelidikan atas kematian Lula Lahfah masih terus berlangsung, dengan kepolisian memastikan setiap langkah dilakukan secara profesional dan akuntabel.

***

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.