Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Khairul Amin
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Bruno Paraiba tampil memukau di laga debutnya bersama Persebaya Surabaya.
Saat melawan PSIM Yogyakarta pada lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (25/1/2026) lalu, Bruno Paraiba yang memulai laga dari bangku cadangan menggantikan Gali Freitas, langsung mencetak gol tiga menit setelah masuk ke lapangan.
Memanfaatkan umpan jarak jauh Jefferson Silva, Bruno Paraiba yang berhasil menguasai bola melakukan aksi solo run mengelabui satu bek lawan, selanjutnya melepaskan tendangan keras berbuah gol di menit 74.
Skuad Bajul Ijo pun membantai tim tuan rumah 3 gol tanpa balas.
Tampil memukau di laga debut membuat Suporter Persebaya, Bonek, memiliki harapan besar pada Bruno Paraiba.
Selama ini setelah era David da Silva, Persebaya memang kesulitan menemukan striker tajam.
Beberapa striker asing yang didatangkan Persebaya selalu seret gol.
Mulai Jose Wilkson, Arsenio Valport, Silvio Junior, Paulo Victor, Paulo Henrique, hingga Flavio Silva.
Mihailo Perovic yang didatangkan di putaran pertama juga belum maksimal.
Hanya mampu mencetak 3 gol dari 16 pertandingan.
Baca juga: Persebaya vs Dewa United, Tim Semakin Padu Buat Bernardo Tavares Percaya Diri
"Ya itu (ekspektasi Bonek) tidak apa-apa, bagus karena mereka support di samping kami," kata Bruno Paraiba setelah latihan tim di Lapangan ABC Kompleks Stadion GBT Surabaya, Kamis (29/1/2026).
"Harapan saya mereka bisa penuhi stadion lawan Dewa United. Untuk bantu kami menang dan dapat tiga poin lagi untuk jaga konsistensi," tambahnya.
Menjamu Dewa United di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Minggu (1/2/2026) mendatang menjadi laga kedua Bruno Paraiba bersama Persebaya.
Bruno Paraiba menyadari kondisinya belum 100 persen karena baru tiga pekan berlatih bersama tim.
Ia memulai latihan perdana pada 7 Januari 2026.
Baca juga: Pedro Matos Tak Sabar Rasakan Atmosfer Bonek di GBT, Bersemangat Hadapi Persebaya vs Dewa United
Proses adaptasinya membutuhkan waktu sedikit lebih lama, karena ini pertama kali Bruno Paraiba mentas di kompetisi Tanah Air.
Musim terakhir ia membela Cheonan City, tim yang mentas di kompetisi Korea Selatan.
"Adaptasi saya masih kurang, belum 100 persen. Tapi semua orang di Persebaya mensupport saya, supaya saya bisa kasih performa bagus," terang striker berusia 31 tahun itu.
"Kalau kondisi fisik saya lebih bagus, saya bisa bantu lebih pastinya. Dan gol kemarin itu bagus menambah kepecayaan diri saya," pungkas Bruno Paraiba