Plafon Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, Timpa Tiga Siswa   
Ading January 30, 2026 03:36 PM

Plafon ruang kelas di lantai tiga SMP Negeri 60 Surabaya ambruk pada Rabu (28/1/2026) pagi sekitar pukul 07.30 WIB, saat kegiatan belajar mengajar baru dimulai. Tiga siswa sempat tertimpa reruntuhan dan mengalami syok, namun dinyatakan aman setelah mendapatkan perawatan di Unit Kesehatan Sekolah (UKS) sebelum dipulangkan.

Diduga kuat, insiden ini dipicu oleh cuaca ekstrem disertai angin kencang yang melanda Surabaya sejak pagi hari. Saat kejadian, para siswa tengah berada di dalam kelas dan mengerjakan tugas sebelum plafon tiba-tiba runtuh menimpa sebagian area tempat duduk.

Ketua Tim Operasional Kedaruratan BPBD Kota Surabaya, Arief Sunandar, mengkonfirmasi kejadian tersebut. "Diduga karena cuaca ekstrem dan angin cukup kencang. Setelah mendapat laporan melalui Call Center 112, tim kami langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pembersihan dan evakuasi," ujarnya.

Petugas gabungan BPBD dan pihak sekolah segera membersihkan reruntuhan, menggevakuasi siswa, serta memasang garis pembatas karena lokasi masih berpotensi membahayakan. Beberapa kelas di sekitar area kejadian juga dikosongkan untuk dilakukan pengecekan keamanan.

Proses belajar mengajar tetap dilanjutkan dengan memindahkan siswa ke lokasi alternatif seperti ruang Bimbingan dan Konseling (BK), musala, serta halaman sekolah. Salah satu siswi kelas 7, Aulia, mengaku suasana kelas menjadi panik saat kejadian. "Ada tiga teman yang tertimpa, mereka sesak napas dan trauma. Sekarang belajarnya dipindahkan ke tempat-tempat tersebut," katanya.

Untuk mengantisipasi hujan yang berpotensi kembali turun, BPBD mendirikan tenda darurat di halaman olahraga sekolah sebagai ruang belajar sementara. Pihak BPBD juga akan melakukan pengecekan lanjutan terhadap seluruh plafon ruang kelas di lantai tiga untuk mencegah terjadinya kejadian serupa.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.