BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam mengalokasikan anggaran sebesar Rp450 juta untuk pembangunan lima halte Bus Trans Batam pada tahun 2026.
Setiap halte direncanakan menelan biaya sekitar Rp90 juta.
Jumlah pembangunan halte pada 2026 ini memang jauh lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada 2025 lalu, Dishub Batam tercatat membangun 104 halte yang tersebar di berbagai titik di Batam.
Kepala Dinas Perhubungan Batam, Leo Putra, mengatakan pembangunan halte tahun ini tetap mengusung desain dan konsep yang sama seperti tahun sebelumnya.
Halte akan dilengkapi panel tenaga surya, dua unit lampu penerangan, serta lampu variasi di bagian bawah tempat duduk.
“Ukuran halte kurang lebih 2 x 5 meter, dengan desain atap minimalis dan ramah lingkungan,” kata Leo, Jumat (30/1/2026).
Leo menyebutkan, keterbatasan anggaran membuat Dishub Batam hanya mampu menambah lima halte baru pada 2026.
Meski demikian, pihaknya akan menggandeng berbagai pihak untuk mempercepat pemenuhan fasilitas transportasi publik di Batam.
“Di beberapa lokasi, kami akan menjalin kerja sama dengan BP Batam untuk mengarahkan perusahaan-perusahaan di Batam agar menyalurkan CSR mereka untuk pembangunan halte,” ujarnya.
Selain itu, Dishub Batam juga akan berkoordinasi dengan pusat perbelanjaan dan kawasan usaha, agar dapat membangun halte di depan area mereka masing-masing.
“Ke depan, kami ingin melibatkan semua pihak baik perusahaan maupun pengelola kawasan, agar fasilitas halte Trans Batam semakin lengkap dan merata,” tuturnya.
Tak hanya fokus pada pembangunan baru, Dishub Batam juga akan melakukan renovasi dan pemeliharaan terhadap halte yang sudah ada.
“Lokasi yang belum memiliki halte akan kita bangun, sementara halte yang sudah tidak layak akan kita renovasi,” kata Leo. (Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)