Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Bhayangkara Presisi Lampung FC membawa misi balas dendam saat melawat ke markas Malut United pada pekan ke-19 BRI Super League 2025-2026.
Pasukan besutan Paul Munster sudah siap memberikan pukulan telak kepada Laskar Kie Raha.
Laga Malut United vs Bhayangkara FC akan tersaji di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Sabtu (31/1/2026) pukul 13.30 WIB.
Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Bhayangkara FC untuk membalas kekalahan menyakitkan pada putaran pertama lalu.
Saat menjamu Malut United di Stadion Sumpah Pemuda pada 25 September 2025 lalu, The Guardians of Saburai dipaksa takluk 0-1.
Satu-satunya gol dalam laga ini dicetak Yakob Sayuri pada menit 32.
Itu merupakan kekalahan perdana Bhayangkara FC di kandang.
Tentu saja, hasil negatif itu masih membekas dan menjadi motivasi tambahan bagi Wahyu Subo Seto dkk untuk mencuri poin di Ternate.
Jelang laga melawan Malut United, Bhayangkara FC datang dengan catatan buruk.
Mereka hanya mengemas empat poin dari lima laga terakhir.
Sebaliknya, Malut United sedang dalam tren menanjak.
Tim asuhan Hendri Susilo ini dikenal sangat tangguh saat bermain di hadapan suporter sendiri.
Setidaknya, begitulah pandangan Paul Munster. "Malut tim yang bagus. Pemain dan permainan mereka bagus. Mereka bagus di kandang," ujar Munster dalam sesi konferensi pers, Jumat (30/1/2026).
"Tapi fokus kami adalah kembali ke diri kami sendiri. Kami fokus 100 persen untuk setiap pertandingan," tambah pelatih asal Irlandia Utara tersebut.
Meski harus menempuh perjalanan jauh ke Maluku Utara, Munster menegaskan kesiapan timnya.
Ia tidak ingin menjadikan faktor perjalanan maupun cuaca panas Ternate sebagai alasan untuk menyerah kepada Malut United.
"Ini adalah pertandingan tandang, jadi kami telah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk pertandingan ini," ujar Munster.
Mengenai kondisi cuaca, Munster menjawab santai. "Cuaca tidak masalah, di Indonesia normal saja," lanjutnya.
Gelandang senior Bhayangkara FC, Wahyu Subo Seto, menegaskan bahwa rekan-rekannya siap bekerja keras untuk meraih tiga poin sekaligus memutus tren negatif timnya.
"Kami, pemain, intinya siap melakukan apa yang diinstruksikan pelatih dan fokus di pertandingan besok (hari ini)," kata Wahyu.
Berbekal persiapan matang, Subo dkk optimistis meraih kemenangan atas Malut United.
"Targetnya ya tetap optimistis untuk menang. Kita lihat besok. Mungkin kita bakal mengejutkan tim Malut," imbuhnya.
Ancaman Cardoso
Malut United sendiri kini menempati posisi keempat dengan 37 poin di klasemen sementara Super League.
Mereka hanya terpaut empat angka dari Persib yang masih kokoh di puncak klasemen dengan 41 poin.
Pada laga terakhir, Yakob Sayuri dkk tampil impresif dengan membungkam Persik Kediri 4-0 di Stadion Gelora Kie Raha.
Kemenangan telak tersebut menjadi modal kepercayaan diri Malut United jelang menjamu Bhayangkara FC.
Lucas Cardoso yang didatangkan pasukan empat gunung pada paruh musim, kemungkinan besar akan merumput di Gelora Kie Raha.
Kehadiran pemain dengan nomor punggung 8 ini diharapkan dapat memberi kontribusi positif bagi Malut United yang tengah berjuang di papan atas.
Cardoso akan menjadi salah satu faktor pembeda jika diturunkan pada laga ini.
"Setelah kita menerima surat, dia (Lucas) sudah bisa kita mainkan, insya Allah mungkin besok dia masuk lineup," kata Hendri Susilo dalam sesi press conference di Gelora Kie Raha, Jumat (30/1/2026).
Berdasarkan data Transfermarkt, Lucas Cardoso memiliki nilai pasar sebesar 350 ribu Euro (Rp 5,9 miliar).
Pemain kelahiran 8 Juni 1996 ini dikenal sebagai gelandang tengah yang fleksibel.
Ia mampu beroperasi sebagai gelandang serang maupun sayap kiri.
Dengan tinggi 1,8 meter, dia memiliki pengalaman bermain di Eropa sebelum diikat Malut United.
(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)