Massa Sebut Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Sugihwaras Polman Sering Kedapatan Mengintip Wanita
January 30, 2026 08:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM - Warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali ndar (Polman), Sulaesi Barat melaksanakan aksi demonstrasi di depan Gedung Polres Polewali Mandar (Polman), pada Jumat (30/1/2026) sore.

Nampak warga membentangkan spanduk bertuliskan "Tangkap dan penjarakan predator anak di Sugihwaras"

Baca juga: Warga Sugihwaras Demo Polres Polman Minta Polisi Segera Tangkap Terduga Pelaku Pencabulan Anak

Baca juga: Polisi Buru OTK Ganggui Warga Melintas di Kebun Sawit Salupangkang IV Mamuju Tengah

Dalam tuntutannya, massa mendesak polisi segera menangkap IW (50) terduga pelaku pencabulan terhadap anak usia 9 tahun.

Warga mengaku resah, karena sejauh ini pelaku belum ditindak.

Massa menyebut beberapa pekan lalu seorang gadis cilik usia sembilan tahun jadi korban pencabulan.

Ibu korban telah membuat laporan ke polisi dengan terduga pelaku IW.

"Jadi kami datang ke sini untuk mendesak polisi segera menangkap ini pelaku," ungkap Perwakilan masa aksi, Nurhadi.

Mereka geram lantaran terduga pelaku hendak mengancam balik ingin melaporkan korban sebagai pencemaran nama baik.

Warga juga khawatir terduga pelaku nantinya mencoba melarikan diri atau meninggalkan kampung.

Keresahan warga kian mendalam lantaran terduga pelaku dikatakan kerap kedapatan mengintip wanita.

"Kami jengkel juga dengan terduga pelaku karena pernah dipergoki mengintip," ungkapnya.

DEMO WARGA - Warga dari Desa Sugihwaras Kecamatan Wonomulyo, gelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polres Polman, Sulbar, Jumat (30/1/2026) sore. Mereka mendesak polisi segera mengamankan terduga pelaku pencabulan anak.
DEMO WARGA - Warga dari Desa Sugihwaras Kecamatan Wonomulyo, gelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polres Polman, Sulbar, Jumat (30/1/2026) sore. Mereka mendesak polisi segera mengamankan terduga pelaku pencabulan anak. (Tribun-Sulbar.com/Fahrun Ramli)

Dia berharap polisi segera menangkap dan memenjarakan pelaku agar tidak lagi berkeliaran di kampung.

Kasatreskrim, Polres Polman, AKP Budi Adi meyebut kasus masih berproses.

Korban telah diperiksa secara medis.

"Kita sudah menta keterangan dari dokter yang memeriksa korban," ungkap AKP Budi Adi.

Gelar Perkara

Dia menjelaskan kasus ini sudah berada di tahap penyelidikan, dan akan segera dilakukan gelar perkara.

Jika unsur-unsur pidana dan bukti terpenuhi, maka kasus ini agan segera dinaikkan ke tahap penyidikan.

"Penyidik bersikap profesional dalam menangani kasus ini," janjinya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.