Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kodam XXI/Radin Inten mengerahkan sekitar 2.600 Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk menyerap aspirasi masyarakat melalui dua aplikasi digital, Centurion-21 dan Lapor Pangdam, yang ditujukan untuk mendukung percepatan pembangunan daerah.
Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, mengatakan ribuan Babinsa tersebut akan dimaksimalkan untuk memantau kondisi masyarakat di wilayah binaan, mulai dari infrastruktur jalan, pertanian, hingga peternakan.
“Kami meluncurkan Centurion-21 dan Lapor Pangdam dengan harapan dapat membantu pemerintah daerah dalam pembangunan,” ujar Kristomei saat menerima kunjungan manajemen Tribun Lampung di Makodam XXI/Radin Inten, Jumat (30/1).
Ia menjelaskan, data dan aspirasi yang dihimpun Babinsa melalui kedua aplikasi tersebut akan diteruskan ke pemerintah daerah agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.
Kodam XXI/Radin Inten berharap kehadiran Babinsa sebagai ujung tombak teritorial dapat menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah, khususnya dalam mengidentifikasi persoalan pembangunan di tingkat desa.
Dalam pertemuan tersebut, Pangdam didampingi Kapendam Kolonel Inf Agung Budhi Purnomo, Asintel Kol Inf Erwin Agung, dan Aster Kolonel Infanteri Anang. Kunjungan itu juga dihadiri Pemimpin Perusahaan Tribun Lampung Erniwaty Madjaga dan Pemimpin Redaksi Ridwan Hardiansyah.
Erniwaty menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Kodam XXI/Radin Inten dan menyatakan kesiapan Tribun Lampung untuk berkolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah.
( Tribunlampung.co.id )