TRIBUNWOW.COM - Inilah sosok Dean James, pemain Timnas Indonesia yang harus angkat koper di ajang Liga Europa 2025/2026.
Dilansir Tribunwow.com, Dean James harus tersingkir dari Liga Europa setelah klubnya, Go Ahead Eagles hanya mampu kumpulkan 7 poin pada musim ini.
Go Ahead Eagles menjadi satu di antara tim yang harus angkat koper dari playoff 16 besar Liga Europa.
Dari delapan pertandingan yang telah dilakoni, Go Ahead Eagles hanya memperoleh 2 kemenangan, 1 skor imbang, dan 5 kekalahan.
Baca juga: Sosok Gelandang Persib Bandung Resmi Dikembalikan Bhayangkara FC, Dipinjamkan Lagi?
Pada pertandingan terakhir, Go Ahead Eagles mendapatkan skor imbang 0-0 saat melawan Braga.
Berbeda dengan Calvin Verdonk yang kini posisinya tengah menanjak.
Calvin Verdonk berhasil membawa LOSC Lille lolos playoff 16 besar dan menempati peringkat ke-18 di klasemen akhir fase klub.
Dengan ini, Calvin Verdonk menjadi satu-satunya pemain Timnas Indonesia yang lolos ke Liga Europa.
Sementara Dean James harus kembali berlaga di Liga Belanda bersama dengan Go Ahead Eagles.
Baca juga: Cetak 6 Gol Lawan Sriwijaya FC, Eks Bomber PSM Makassar Melesat di Daftar Top Skor Liga 2
Sosok Dean James
Dean Ruben James merupakan pesepak bola yang lahir di Leiden, Belanda, 30 April 2000.
Pemain berusia 25 tahun tersebut telah menjalani kariernya dalam dunia sepak bola sejak tahun 2014.
Lahir dan besar di Belanda, hampir sepanjang kariernya ia jalani untuk berlaga di tanah kelahirannya.
Ia berangkat dari Ajax Youth, kemudian ditransfer menuju Volendam Youth pada awal musim 2014/2015.
Baca juga: Transfer Last Minute PSIM Yogyakarta: Van der Avert Done Deal, Bintang Seumur Jagung Persib Next?
Setelah itu, ia melanjutkan kariernya bersama Volendam dengan memperkuat tim U-17, U-19, sampai U-21.
Baru di tahun 2020 dirinya dipanggil untuk membela tim senior FC Volendam.
Selama berada di bawah naungan klub jebolan Eredivisie tersebut, Dean James bisa dibilang mendapat menit bermain yang cukup tinggi.
Pada kelompok umur Volendam, ia berhasil merampungkan 89 pertandingan dengan perolehan 9 assist selama 5.838 menit bermain.
Sedangkan bersama tim senior FC Volendam ia dimainkan sebanyak 55 kali serta mengoleksi 2 gol dan 2 assist dalam 3.122 menit.
Setelah tiga musim membersamai FC Volendam, pemain setinggi 177 cm tersebut kemudian memutuskan untuk beralih membela Go Ahead Eagles.
Di sanalah bek kiri tersebut berhasil mendapatkan trofi Dutch Cup Winner 2024/2025.
Baca juga: Daftar 8 Tim Lolos 16 Besar Liga Europa 2025/2026: Aston Villa, AS Roma dan Real Betis Unggulan
Kendati demikian, pada musim ini Go Ahead Eagle baru mengumpulkan 7 poin dan menempati peringkat ke-28 pada Liga Erpoa.
Tentunya pencapaian ini akan memberi dampak pada karier Dean James, yang kini terancam angkat kaki dari Liga Europa.
Memiliki darah keturunan Indonesia, Dean James pun turut melebarkan kariernya membela Timnas Indonesia sejak tahun 2025.
Hingga saat ini ia telah menyelesaikan 5 pertandingan tanpa gol dan assist selama 387 menit bermain.
Jika ditotal dari keseluruhan catatan kariernya, Dean James telah turun dalam 209 pertandingan dengan perolehan 5 gol dan 8 assist selama 13.362 menit bermain.
Harga pasarnya kini mencapai angka Rp 34,76 miliar.
Baca juga: Semen Padang Semakin Bersolek: Gerogoti Sultan Pengusik Persib Bandung, Bhayangkara FC Dalam Ancaman
Profil Dean James
Nama lengkap : Dean Ruben James
Tanggal lahir / umur : 30 April 2000 (25)
Tempat kelahiran : Leiden, Belanda
Tinggi : 1,77 m
Kewarganegaraan : Indonesia
Posisi : Bek - Bek-Kiri
Agen pemain : PURE
Klub saat ini : Go Ahead Eagles
Bergabung : 18 Juli 2023
Kontrak Berakhir : 30 Mei 2028
Perpanjangan kontrak terakhir : 22 Januari 2025
Statistik Berdasarkan Klub
Go Ahead Eagles: 65 pertandingan, 3 gol, 7 asis, 7 kartu kuning, 1 kartu merah, dan 4.402 menit bermain.
FC Volendam: 55 pertandingan, 2 gol, 2 asis, 5 kartu kuning, dan 3.122 menit bermain.
FC Volendam U-19: 50 pertandingan, 0 gol, 5 asis, 4 kartu kuning, dan 3.433 menit bermain.
FC Volendam U-21: 39 pertandingan, 0 gol, 4 asis, 2 kartu kuning, dan 2.405 menit bermain.
Baca juga: Sinyal Gebrakan Goib Persib Bandung: Mau Diaspora Timnas Indonesia atau CLBK Mantan yang Terancam?
Statistik Berdasarkan Kompetisi
Eredivisie: 54 pertandingan, 3 gol, 3 assist, dan 3.465 menit bermain
Keuken Kampioen Divisie: 45 pertandingan, 2 gol, 2 assist, dan 2.587 menit bermain
U19 Divisi 2 Spring: 28 pertandingan, 0 gol, 1 assist, dan 2.032 menit bermain
Tweede Divisie: 24 pertandingan, 0 gol, 4 assist, dan 1.881 menit bermain
U19 Divisi 1 Fall: 21 pertandingan, 0 gol, 4 assist, dan 1.466 menit bermain
Derde Divisie B: 14 pertandingan, 0 gol, 0 assist, dan 434 menit bermain
UEFA Europa League: 8 pertandingan, 0 gol, 2 assist, dan 708 menit bermain
KNVB Beker: 8 pertandingan, 0 gol, 1 assist, dan 512 menit bermain
UEFA Conference League Qualifiers: 2 pertandingan, 0 gol, 0 assist, dan 146 menit bermain
Play-off UEFA Conference League: 2 pertandingan, 0 gol, 0 assist, dan 23 menit bermain
Derde Divisie A: 1 pertandingan, 0 gol, 0 assist, dan 90 menit bermain
Johan Cruijff Schaal: 1 pertandingan, 0 gol, 1 assist, dan 83 menit bermain
U19 Cup Netherlands: 2 pertandingan, 0 gol, 0 assist, dan 115 menit bermain
Karier di Timnas Indonesia
Timnas Indonesia: 5 pertandingan, 0 gol, 0 assist, dan 387 menit bermain.
(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret Surakarta/Amyra Savina)