Warga Kampung Sawah Ancam Demo Besar Jika Party Station Tak Ditutup
January 31, 2026 02:16 PM

WARTAKOTALIVE.COM, JAGAKARSA - Warga Kampung Sawah, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, mengancam kembali akan melakukan aksi unjuk rasa dengan massa lebih besar apabila Party Station di Kartika One Hotel tidak segera ditutup.

Wakil Ketua RW 02 Kampung Sawah, Achmad Fauzi menyebut, aksi dilakukan karena warga menilai keberadaan Party Station diduga menjadi tempat maksiat, seperti penjualan minuman keras dan pergaulan bebas yang bertentangan dengan norma agama dan lingkungan setempat.

“Warga menolak keras keberadaan tempat seperti ini di kampung kami, apalagi menjelang bulan suci Ramadan,” kata Fauzi usai aksi di depan Kartika One Hotel, Jalan Raya Lenteng Agung, Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Jumat (30/1/2026) malam.

Fauzi menambahkan, pihaknya menemukan dugaan penjualan minuman keras yang dipromosikan melalui media sosial dengan kedok usaha kopi. 

Ia menegaskan, jika tidak ada penutupan, warga siap kembali turun ke jalan.

"Di media sosial sudah berkeliaran berkedok jualan kopi tapi di rak-raknya ada jual miras. Tidak hanya itu ada buktinya kalau menjual miras juga," tuturnya.

"Kalau bisa tutup. Jika tidak warga tidak akan segan-segan untuk besok turun melakukan aksi unjuk rasa lagi," kata dia.

Baca juga: LMKN Dilaporkan ke KPK, Piyu Padi Reborn Soroti Transparansi Royalti

Sementara itu, Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma menyatakan aksi berlangsung aman dan kondusif hingga dibubarkan pukul 22.00 WIB. 

Pihak kepolisian juga berencana mempertemukan perwakilan warga dengan manajemen hotel untuk menyalurkan aspirasi.

"Aksi demo dimulai malam hari atas keiinginan warga Kampung Sawah bersamaan sedang bukanya Party Station di Kartika One Hotel. Meski kemacetan terjadi di Jalan Lenteng Agung dampak aksi demo damai ini, nanti para perwakilan massa akan kita ajak menemui manajemen hotel untuk duduk barengan keinginan warga seperti apa supaya dapat tersalurkan," ucap Nurma.

Pantauan di lokasi, aksi yang diikuti sekitar 300 warga dari 13 RT sempat menyebabkan kemacetan di Jalan Raya Lenteng Agung. 

Namun, setelah massa membubarkan diri, arus lalu lintas kembali normal. (m31)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.