Ketua MPR di Harlah Ke-100 NU: NU Harus Kuat, Sehat, Dompet Tebal
kumparanNEWS January 31, 2026 07:57 PM
Ketua MPR Ahmad Muzani mengatakan Nahdlatul Ulama (NU) harus kuat. Sebab, menurutnya, kalau NU kuat maka Indonesia akan kuat. Hal tersebut diungkapkannya saat hadiri Harlah ke-100 NU di Istora Senayan, Jakarta pada Sabtu (31/1).
“Negara perlu NU kuat. Kenapa negara perlu NU kuat? Kalau NU kuat, Indonesia akan kuat,” ujarnya.
Muzani mengatakan, cara membuat NU kuat adalah dengan memastikan para warga nahdliyin terjamin makannya dan mendapatkan pekerjaan.
“Indonesia akan kuat apabila rakyatnya sehat, Indonesia akan kuat apabila rakyatnya bekerja, Indonesia kuat apabila ada sehat, pikirannya sehat, otaknya cerdas, kerjanya ada,” lanjutnya.
Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf di antara para tokoh yang menghadiri Harlah ke-100 tahun NU di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (31/1/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf di antara para tokoh yang menghadiri Harlah ke-100 tahun NU di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (31/1/2026). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Muzani lantas menyinggung perjuangan para ulama dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Ia mengatakan, hingga saat ini pun NU terus berkontribusi untuk Indonesia.
“Pada saat Inggris datang bersama Belanda di Surabaya ingin kembali menguasai Indonesia, yakni bulan November tahun 45, generasi muda NU, para santri, dan seluruh rakyat Surabaya bersatu mengusir penjajah. Maka tanpa diminta, fatwa jihad keluar dari Hadratussyaikh, membela tanah air bagian dari kewajiban seluruh santri NU,” ungkapnya.
“Apa tugas NU setelah Indonesia merdeka? Tugas NU kemudian tidak berhenti karena Indonesia merdeka. Tugas NU adalah mengisi kemerdekaan, menjaga Republik Indonesia, menjaga keutuhan, dan menjaga kebersamaan,” pungkasnya.
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.