Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Dian Herdiansyah
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Kepala PIC Dapur MBG SPPG Kecamatan Cireunghas, Sukabumi, Andriansyah (39), menjadi korban dugaan pencurian dengan modus ban mobil kempis di kawasan SPBU Cimuncang, Jalan Siliwangi, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jumat (30/1/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.30. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian uang tunai sebesar Rp191 juta yang disimpan di dalam mobil.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban keluar dari salah satu bank di Kota Sukabumi sekitar pukul 11.30 dengan membawa uang.
Kapolsek Sukaraja, Polres Sukabumi Kota, Kompol Aguk Khusaini, membenarkan adanya laporan dugaan pencurian tersebut.
"Kami telah menerima laporan dan meminta keterangan kepada korban dan kami juga saat itu langsung melakukan olah tempat kejadian perkara," ucapnya, Sabtu (31/01/2026).
Baca juga: Benamkan Tuan Rumah Persis Solo, Persib Kian Kokoh di Puncak Klasemen Sementara
Pihaknya tengah melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan barang bukti yang ada untuk mengungkap para pelaku.
"Kami juga sedang menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku,” katanya.
Aguk menjelaskan kronologis yang menimpa PIC SPPG di Kecamatan Cireunghas.
Dugaan awal, korban sudah menjadi target operasi sejak keluar bank yang ada di pusat Kota Sukabumi.
Baca juga: Tim Gabungan Temukan 3 Senjata Api Rakitan di Hutan Sanggabuana, Diduga Milik Pemburu Macan Tutul
Korban sempat berhenti di SPBU Cimahpar untuk mengisi angin ban sebelum melanjutkan perjalanan.
Namun saat kembali berhenti di SPBU Cimuncang untuk membenarkan ban, kendaraan dalam kondisi tidak terkunci sehingga diduga dimanfaatkan pelaku untuk mengambil uang korban yang disimpan di dalam mobil.
Hingga akhirnya korban berhenti di SPBU Cimuncang untuk membenarkan ban mobilnya.
"Pada saat korban menunggu proses perbaikan ban, pelaku diduga membuka pintu mobil dari sisi lain yang tidak terlihat korban, kemudian mengambil uang dan melarikan diri bersama rekannya menggunakan sepeda motor," kata Aguk. (*)