BANJARMASINPOST.CO.ID - Seusai penyanyi Denada mengakui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, sosok sang ayah biologis kini jadi sorotan.
Kini, lima mantan Denada Tambunan langsung menjadi sorotan imbas sosok ayah kandung Ressa Rizky Rossano.
Dari sejumlah mantan kekasih Denada, periode 2002 paling mungkin menjadi ayah biologis Ressa.
Mantan pacar Denada kini diulik untuk mencari tahu siapa ayah dari pemuda berusia 24 tahun tersebut.
Inilah 5 mantan Denada Tambunan yang dikutip dari Bangkapos.com, kini disorot usai Ressa Rizky Rossano viral. Ternyata dari aktor lawas hingga jebolan Indonesian Idol.
Baca juga: Balasan Maia Estianty Usai Ahmad Dhani Sindir Soal Konten Cari Muka, Nama Emilia Contessa Terseret
Baca juga: Nasib Ressa Rizky Rossano Usai Diakui Denada Sebagai Anak Kandung, Isi Rekening Kini Kian Gemuk
Sebelum isu terbaru mencuat, Denada pernah menjalin hubungan asmara dengan aktor senior Ari Wibowo. Kisah cinta mereka pada era 90-an sempat ramai menjadi sorotan media hiburan.
Meski kerap terlihat serasi, hubungan tersebut akhirnya berakhir setelah berjalan sekitar dua tahun, yang kala itu dikabarkan dipicu oleh perbedaan keyakinan.
Denada juga diketahui pernah memiliki hubungan cukup serius dengan aktor Adjie Pangestu. Saat itu, nama Adjie bahkan disebut-sebut sebagai sosok yang berpotensi menjadi pasangan hidup Denada.
Namun, jalinan asmara tersebut harus berakhir sebelum keduanya melangkah ke jenjang pernikahan.
Seiring pengakuan Ressa Rizky Rossano yang menyebut dirinya lahir pada 2002, perhatian publik kini tertuju pada perjalanan hidup Denada di awal tahun 2000-an. Pada periode tersebut, Denada tengah berada di puncak aktivitas bermusik dan dikabarkan dekat dengan sejumlah pria.
Namun hingga kini, tidak ada satu pun pihak yang secara resmi diakui sebagai ayah biologis dari anak yang mengajukan gugatan tersebut.
Hubungan yang paling dikenang publik adalah pernikahan Denada dengan fotografer Jerry Aurum yang berlangsung pada 2012. Dari pernikahan tersebut, Denada dikaruniai seorang putri bernama Aisha Aurum.
Meski rumah tangga mereka berakhir pada 2015, keduanya tetap bekerja sama dalam membesarkan Aisha yang sempat mengalami kondisi kesehatan serius, hingga kemudian Jerry terseret kasus hukum.
Setelah bercerai dari Jerry, Denada sempat menjalin asmara dengan Ihsan Tarore yang usianya lebih muda. Hubungan tersebut sempat mendapat dukungan dari keluarga maupun penggemar.
Ihsan bahkan dikenal dekat dengan Aisha. Sayangnya, rencana pernikahan mereka tidak berlanjut dan hubungan itu berakhir pada 2017.
Hingga kini, pihak manajemen Denada mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi berlebihan serta memberikan kesempatan kepada tim kuasa hukum untuk menelaah gugatan Ressa Rizky secara objektif.
Dukungan dari rekan artis dan penggemar pun terus berdatangan, dengan harapan persoalan pribadi keluarga ini dapat diselesaikan secara bijak tanpa merugikan pihak mana pun.
Selanjutnya, Ratih Puspita Dewi, yang diketahui sebagai adik ipar Emilia Contessa sekaligus tante Denada, akhirnya memberikan pernyataan terkait sosok ayah biologis Ressa Rizky Rossano.
Ratih menyampaikan hal tersebut saat menjadi bintang tamu dalam podcast milik Denny Sumargo yang tayang pada Senin (26/1/2026). Dalam perbincangan itu, Denny Sumargo membuka pertanyaan mengenai identitas ayah kandung Ressa Rizky Rossano.
"Tapi maaf ya, pasti tahu ya bapaknya siapa?" tanya Denny Sumargo.
Namun ternyata, Ratih juga tak tahu siapa ayah kandung Ressa itu.
"Saya..., enggak tahu ya," jawab Ratih sambil tertawa.
Denny Sumargo seolah memahami bahwa Ratih sebenarnya tahu, hanya saja enggan untuk membicarakannya.
"Enggak tahu (atau) tahu tapi enggak mau kasih tahu? Yang mana jawaban yang benar?" tanya Denny lagi.
"Tahu tapi enggak (mau kasih tahu)," jawab Ratih lagi sambil tersenyum.
Menghormati sikap Ratih, Denny Sumargo kemudian mengalihkan pertanyaan kepada Ressa terkait ayah kandungnya. Ressa pun mengungkapkan bahwa dirinya juga belum mengetahui siapa ayah biologisnya karena pihak keluarga masih menutup rapat informasi tersebut.
"Yang penting kan ibu," jawab Ressa kemudian.
Kemudian Ronald, kakak ipar Ressa yang juga menjadi kuasa hukumnya, mengatakan bahwa Ressa memiliki hak untuk tahu jika memang Ressa menginginkan hal itu.
"Kan otomatis itu alamiah (ingin tahu lama-lama)," ujar Ronald.
"Tinggal saya sebagai kakaknya, kalau dia minta ke saya untuk memperjuangkan, itu pun akan saya perjuangkan," imbuhnya.
Kisruh antara penyanyi Denada dan pemuda bernama Ressa Rizky Rossano yang menuntut pengakuan sebagai anak masih jadi sorotan publik.
Perselisihan itu awalnya ramai disorot imbas nominal tuntutan dalam gugatan Ressa terhadap Denada di Pengadilan Negeri Banyuwangi.
Ressa yang menginginkan pengakuan Denada sebagai ibu kandungnya itu menuntut Rp7 miliar.
Menghadapi persoalan hukum itu, pihak Denada melalui kuasa hukumnya buka suara dan menyatakan tak pernah menyatakan bahwa Ressa bukan anak kandungnya.
Di sisi lain, menjawab sikap tersebut, kuasa hukum Ressa yakni Ronald Armada kini turut buka suara.
Ia menegaskan, bagi Ressa nilai tuntutan Rp7 miliar yang dimasukkan dalam gugatan hanya sebatas formalitas.
Inti dari gugatan tersebut ujar Ronald justru dititikberatkan pada upaya untuk memberi pelajaran etika dan moral terhadap Denada.
Ia bahkan mengakui, angka Rp7 miliar yang dicantumkan dalam gugatan tak secara serius diformulasikan.
"Karena saya tidak mempermasalahkan angka. Kenapa kok formulasi 7 M (Miliar)? Ya sudahlah kita asal-asalan nulis kok. Yang sepatutnya berapa, itu pun saya tidak terlalu mempeributkan masalah itu," kata Ronald kepada awak media dikutip dari Tribunnews.com, Jumat (30/1/2026).
Ronald mengakui poin pertama memang sudah dilakukan Denada, yakni mengakui Ressa Adalah anak kandungnya.
Namun, masalah belum selesai karena ada unsur sakit hati dari pihak keluarga lain, yakni Paman dan Tante Ressa.
Ronald menyinggung keras soal pengorbanan paman dan tante Ressa yang selama ini merawat kliennya dari kecil, namun merasa tidak dihargai oleh Dena.
"Sekarang, karena dia sudah melakukan pendzaliman terhadap Tergugat 2 dan Tergugat 3 (Paman dan Tantenya) yang mengasuh anaknya, yang menceboki kotoran anaknya, yang menidurkan anaknya ketika sakit, itu yang harus juga diperhitungkan," jelasnya.
Ronald menilai ucapan terima kasih saja tidak pernah terlontar dengan tulus dari mulut Denada. Oleh karena itu, jalur hukum ditempuh sebagai sarana edukasi.
"Karena rasa terima kasih secara lisan saja tidak terluah di mulutnya Dena itu. Itu makanya harus saya berikan pelajaran, harus saya kasih pembelajaran secara adab melalui putusan pengadilan ini," ucapnya.
Meski mediasi gagal, Ronald merasa lega karena poin pengakuan anak sudah didapatkan.
Kini, pihak Ressa siap membuktikan dugaan penelantaran kewajiban moral tersebut kepada pihak Denada di ruang sidang.
"Sekarang malah saya nyatakan pintu saya terbuka untuk bermain di ranah persidangan yang kemudian kita harus fight. Kalau yang fight ini kan pasti ada yang jatuh ada yang enggak, itu saja sudah," ujar Ronald Armada dengan serius.
"Saya mohon maaf Mbak Dena, tidak ada inisiasi saya untuk menjatuhkan sampeyan (anda), tetapi Sampeyan yang mengondisikan dan meminta serta memaksa saya untuk bertindak seperti ini," tambahnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Grid.id)