PSS Sleman Gagal Petik Kemenangan dari Barito Putera, Ansyari Akui Kecewa dari Segi Hasil
February 01, 2026 12:14 AM

 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSS Sleman harus puas berbagi poin saat menjamu PS Barito Putera pada pekan ke-18 Pegadaian Championship 2025/2026.

Laga perebutan puncak klasemen Grup Timur yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (31/1/2026), itu berakhir dengan skor kacamata 0-0.

Hasil tersebut membuat PSS Sleman turun ke peringkat tiga klasemen sementara Grup Timur dengan koleksi 36 poin dari 18 pertandingan. Untuk pertama kalinya musim ini, tim berjuluk Laskar Sembada keluar dari dua besar. 

Sementara Barito Putera bertahan di posisi kedua dengan 37 poin, sejajar dengan Persipura Jayapura yang menempati puncak klasemen.

Pelatih Kecewa

Usai pertandingan, pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis tak menutupi kekecewaannya terhadap hasil akhir.

Meski demikian, ia tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya yang tampil dominan, terutama di babak kedua.

“Secara hasil kita sangat kecewa dengan skor 0-0. Tetapi yang pasti kita apresiasi seluruh pemain yang sudah berjuang. Terutama di babak kedua, mereka bisa bermain dengan apa yang kita inginkan dan banyak menciptakan peluang, tapi tidak bisa dikonversi menjadi gol,” ujar Ansyari usai laga.

Menurutnya, kegagalan mencetak gol tak lepas dari solidnya pertahanan Barito Putera. Tim tamu memang dikenal sebagai salah satu tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit di Grup Timur.

“Kita tahu Barito adalah tim yang paling sedikit kebobolan. Mereka punya pertahanan yang sangat bagus dan compact defense. Ini jadi bahan evaluasi kita ke depan,” tambahnya.

Dalam pertandingan tersebut, PSS tampil menekan sejak menit awal dengan dukungan belasan ribu suporter. Sejumlah peluang sempat tercipta, termasuk dari situasi bola mati di babak pertama.

Barito Putera juga beberapa kali mengancam melalui serangan balik cepat, bahkan sempat mencetak gol pada menit ke-34 yang kemudian dianulir wasit setelah pengecekan VAR.

Memasuki babak kedua, dominasi PSS semakin terlihat. Gustavo Tocantins beberapa kali mendapat peluang emas di depan gawang Barito, namun belum mampu memecah kebuntuan.

Pergantian pemain yang dilakukan Ansyari Lubis juga belum membuahkan hasil hingga laga berakhir.

Tidak sesuai harapan

Senada dengan sang pelatih, gelandang PSS Sleman Figo Dennis mengakui hasil imbang ini bukanlah yang diharapkan, terlebih bermain di kandang sendiri.

“Hasil ini tentu bukan yang kita inginkan. Sebagai pemain PSS Sleman, kita ingin kemenangan karena main di home. Tapi secara permainan, kita sudah menunjukkan hal yang sangat positif, terutama di babak kedua,” kata Figo.

Ia menegaskan kegagalan meraih tiga poin akan dijadikan pelajaran berharga untuk menatap fase berikutnya kompetisi.

“Mungkin keberuntungan belum berpihak untuk mencetak gol. Tapi ini bukan akhir dari segalanya, masih ada putaran ketiga. Kita akan berusaha mencapai target yang kita inginkan, yaitu lolos ke Liga 1,” tegasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.