BANJARMASINPOST.CO.ID - Ulah segelintir suporter PSS Sleman yang nyalakan flare jelang berakhirnya laga kontra Barito Putera, Sabtu malam (31/1/2026), bisa berakibat fatal.
Sebab hal itu sudah termasuk pelanggaran berulang oleh pendukung saat PSS berlaga di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DI Yogyakarta.
Mengutip laman pssleman.id pada 16 Mei 2025, sebelumnya saat berkiprah di Liga 1 2024-2025 hal ini sempat dikhawatirkan terjadi lagi.
Baca juga: Jelang Kick Off PSS Sleman Vs Barito Putera, Suporter Minta Coach Teco Terapkan Strategi Berbeda
Karena itu, manajemen PSS Sleman mengimbau kepada seluruh PSS fans agar tidak menyalakan flare pada laga kandang terakhir musim ini melawan Persija Jakarta, Sabtu malam (17/5/2025) malam.
Seruan itu muncul menyusul sanksi denda sebesar Rp 200 juta yang dijatuhkan oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI akibat pelanggaran yang terjadi pada pertandingan sebelumnya melawan PSM Makassar beberapa waktu lalu.
Insiden flare tersebut melanggar Pasal 70 ayat 1 dan 2, serta Lampiran I Nomor 5 dalam Kode Disiplin PSSI Tahun 2023.
Aturan tersebut dengan tegas menyatakan bahwa pelanggaran serupa yang dilakukan secara berulang akan dikenai hukuman lebih berat.
Hal ini jadi perhatian serius bagi manajemen PSS demi menjaga keberlangsungan dan reputasi klub.
“Di laga terakhir ini, kami mohon kerja sama dari seluruh PSS Fans untuk tidak menyalakan flare ketika laga berlangsung. Hukuman denda sebelumnya sudah cukup berat, dan jika pelanggaran serupa terjadi lagi, sanksinya bisa lebih besar untuk musim depan,” pinta Manajer Event PSS, Rangga Rudwino, dalam keterangan resminya, Kamis (15/5/2025).
Rangga juga menekankan pentingnya menjaga kondusivitas pertandingan.
Apalagi laga kontra Persija merupakan pertandingan penting sekaligus penutup musim di kandang.
Dia berharap atmosfer dukungan yang diberikan tetap dalam koridor yang aman, kreatif, dan positif.
“Kami semua ingin menciptakan suasana yang kondusif di akhir kompetisi. Tentu kami paham kita semua ingin merayakannya tapi saya berharap semoga itu bisa dilakukan setelah laga selesai. Semoga PSS Fans bisa menunjukkan dukungan dengan cara yang tertib dan bertanggung jawab,” tutur Rangga.
Masih melansir laman yang sama, menutup putaran ke-2 Pegadaian Championship 2025/2026 Grup Timur, PSS Sleman gagal memenuhi target sebagai pemuncak klasemen.
Pasalnya, hasil imbang 0-0 dari pertandingan lawan PS Barito Putera membuat PSS berada di peringkat ketiga dengan koleksi 36 poin.
Laskar Sembada masih memiliki peluang promosi ke Liga 1 musim depan karena masih ada putaran ketiga dengan menjalani sembilan pertandingan.
Secara regulasi, pada putaran ke-3 PSS akan jalani lima pertandingan kandang serta empat pertandingan tandang.
“Terkait putaran ketiga, PSS akan menjalani empat pertandingan tandang. Melawan Barito, kemudian Lamongan, Tornado, dan satu laga lagi di Palu. Jadi total ada empat laga away,” ujar pelatih PSS, Ansyari Lubis di sesi jumpa pers setelah pertandingan lawan Barito Putera.
Dia menyatakan optimistis melakoni empat laga tandang serta menjadikannya sebagai motivasi bagi para pemainnya untuk terus berjuang promosi ke Liga 1 musim depan.
“Saat ini kami memang berada di peringkat ketiga, tapi harapannya pada akhir putaran nanti kami bisa berada di posisi pertama,” ucap pelatih yang akrab disapa Uwak itu.
Sesuai regulasi yang telah oleh ILeague (PT Liga Indonesia Baru) selaku penyelenggara kompetisi, akan ada putaran ke-3 dengan aturan main yang berbeda.
Tim peringkat 1-5 akan mendapatkan jatah menggelar 5 kali partai kandang dan 4 away.
Hal sebaliknya berlaku bagi tim peringkat 6-10, yakni 4 home dan 5 kali tandang.
Jadi, nanti Persipura Jayapura akan menjamu Barito Putera (2), Deltras FC (4), Persela Lamongan (6), Persiku Kudus (7) dan PSIS Semarang (9) di Stadion Lukas Enembe.
Tim asuhan pelatih Rahmad Darmawan itu akan melawat ke markas PSS Sleman (3), Kendal Tornado FC (5), Persiba Balikpapan (8) dan Persipal Palu (10).
Untuk Barito Putera, akan kedatangan PSS Sleman, Kendal Tornado FC, Persiku Kudus, Persiba Balikpapan dan Persipal Palu.
Laskar Antasari bakal melakoni away ke homebase Persipura Jayapura, Deltras FC, Persela Lamongan dan PSIS Semarang.
Terkait bakal berhadapan kembali lawan PSS Sleman, sejumlah suporter Barito Putera telah sampaikan sambutan.
“Kami tunggu kedatangan kalian nanti di banjarmasin untuk putaran ketiga,” ujar akun @petir_official_1988 di kolom komentar akun Instagram @pssleman.
“Sampai jumpa di 17 mei putaran ketiga,” ucap akun @sopbuntut1988official.
“Ditunggu di stadion 17 mei diputran ke 3,” timpal akun @neng_ilay.
(Banjarmasinpost.co.id)