Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Kekompakan warga Kelurahan Dusun Curup, Kecamatan Curup Utara, terlihat saat saluran irigasi utama mengalami kerusakan.
Tanpa menunggu bantuan, warga bersama jajaran pemerintah setempat turun langsung melakukan perbaikan secara swadaya melalui kegiatan gotong royong sejak Jumat (30/1/2026).
Saluran irigasi tersebut jebol akibat mengalami kerusakan pada Kamis (29/1/2026) malam.
Kerusakan ini dikhawatirkan dapat mengganggu pasokan air ke lahan pertanian serta kolam milik warga.
Respons Cepat Pemerintah Kelurahan
Lurah Dusun Curup, Budi Pratama, menjelaskan langkah cepat tersebut diambil sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap fasilitas umum yang memiliki peran vital bagi kehidupan masyarakat.
Saluran irigasi tersebut diketahui memiliki dampak langsung terhadap aktivitas dan penghidupan warga setempat.
“Begitu mendapat laporan, kami langsung berkoordinasi dan sepakat melakukan perbaikan secara swadaya. Alhamdulillah, antusias warga sangat tinggi dan semua kompak,” ujarnya.
Irigasi Jalur Utama Pengairan Warga
Ia menjelaskan, saluran irigasi tersebut merupakan jalur utama pengairan yang mengalirkan air ke sawah dan kolam milik warga, bahkan hingga wilayah Desa Batu Dewa.
Kerusakan irigasi dinilai dapat berdampak langsung pada mata pencaharian masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai petani.
Menurut Budi, saluran irigasi tersebut telah dibangun sejak era 1980-an dan hingga kini belum pernah mendapatkan rehabilitasi secara menyeluruh dari pemerintah.
“Kondisinya memang sudah cukup tua. Harapannya ke depan ada perhatian dan bantuan untuk perbaikan lanjutan agar lebih permanen,” katanya.
Harapan Perbaikan Permanen
Melalui kegiatan gotong royong ini, pihak kelurahan berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial antara pemerintah dan masyarakat dapat terus terjaga.
Kegiatan ini juga diharapkan menjadi contoh dalam menjaga fasilitas umum demi kepentingan bersama.
“Karena dengan gotong royong swadaya ini, irigasi itu bisa kembali berfungsi sembari menunggu adanya perbaikan dari pemerintah daerah,” tutup Budi.
Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini