Asap Kuning Mengepul dari Pabrik Kimia di Cilegon, 46 Orang Sesak Napas
kumparanNEWS February 01, 2026 04:57 PM
Warga di Kecamatan Gerem, Kota Cilegon sempat panik saat asap berwarna kuning kecokelatan membubung tinggi dari pabrik kimia PT Vopak Terminal Merak pada Sabtu (31/1).
Salah seorang saksi mata, Rismone Tobing (52) mengatakan, mulanya ia mencium aroma bau menyengat sebelum melihat kepulan asap berwarna kuning kecokelatan yang keluar dari salah satu pipa di PT Vopak Terminal Merak.
"Awalnya nyium bau nyengat, pas saya lihat kabut (asap) itu, saya kabur ke belakang karena baunya nggak kuat, aroma bau kimia. Ada setengah jam (asap mengepul sebelum hilang)," kata Rismone.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon Ratih Purnamasari mengatakan, akibat dari peristiwa tersebut, sebanyak 46 orang yang berada di sekitar PT Vopak Terminal Merak terpaksa harus dilarikan ke Puskesmas setempat guna mengalami perawatan intensif usai diduga menghirup gas kimia.
Menurutnya, para korban sempat mengalami gejala seperti pusing, mual hingga sesak napas hingga harus menjalani perawatan. Beruntungnya, para korban tidak mengalami hal fatal sehingga langsung diizinkan pulang ke rumah masing-masing.
"Alhamdulillah sudah ditangani saat itu, sudah diberi tindakan dan alhamdulillah sudah pada pulang semua," kata Ratih.
PT Vopak Berikan Klarifikasi
HRD PT Vopak Terminal Merak, Ajeng Yuanita mengaku, asap berwarna kuning kecokelatan yang keluar bukan berasal dari kebocoran pipa gas.
Dan saat ini pihaknya telah melakukan pengecekan udara di area sekitar guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Tidak ada kebocoran, operasional kami juga berjalan normal. Tim tanggap darurat kami langsung ambil action," ujar Ajeng.
"Tidak ada kelalaian SOP kerja juga, dan akan kami pastikan tidak akan ada kejadian seperti ini lagi," imbuhnya.
Belum ada penjelasan lebih lanjut dari pihak perusahaan terkait asap kuning tersebut.
DLH Cilegon Pasang 4 Alat Pemantau Udara di Area Pabrik
Menanggapi peristiwa kemunculan asap berwarna kuning kecokelatan di PT Vopak Terminal Merak, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon melakukan serangkaian pemeriksaan, termasuk memasang 4 alat pemantau udara.
Disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon, Sabru Mahyudin, pemasangan 4 alat pemantau udara dilakukan untuk memastikan cemaran udara di sekitar PT Vopak Terminal Merak agar tidak mengancam keselamatan warga setempat.
"Terkait sifatnya berbahaya atau tidak, hal ini yang nanti akan ditindaklanjuti dari hasil monitoring, apakah sesaat atau memang berkelanjutan (dampaknya)," kata Sabri.