TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Ledakan tabung gas elpiji 12 kilogram memicu kebakaran rumah di Jalan Ratu Sianum, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang pada Sabtu 31 Januari 2026 siang.
Akibat ledakan itu, sembilan orang yang sedang berada di rumah termasuk anak-anak mengalami luka bakar.
Info terbaru, Minggu (1/2/2026), dua dari sembilan korban tersebut meninggal dunia dan kini sudah dimakamkan sedangkan tujuh korban lainnya masih dirawat di rumah sakit.
Dua korban meninggal dunia yakni Nyimas Dewi Rohayati (33) istri pemilik rumah dan Murni (40) seorang ART.
Berdasarkan rekaman kamera CCTV yang diterima Sripoku.com dan Tribunsumsel.com peristiwa terjadi di Lorong Nepos, dalam rekaman tersebut terlihat kondisi awal, rumah masih normal.
Beberapa detik kemudian dari dalam rumah muncul nyala api disertai suara ledakan yang cukup keras.
Seorang balita yang terlihat berada di luar rumah masuk ke dalam karena kaget dengan suara tersebut.
Ledakan yang keras membuat kaca jendela depan langsung terlepas dan pecah.
Baca juga: Hujan Iringi Pemakaman 2 Korban Tewas LPG 12 Kg Meledak di Palembang, Korban adalah Majikan dan ART
Seorang tetangga langsung keluar rumah dan memeriksa kondisi di sebelah rumahnya.
Suasana panik terlihat, setelah sejumlah wanita keluar dan ada korban yang tubuhnya terkena ledakan hingga pakaian yang mengalami kerusakan parah.
Kapolsek Ilir Timur II Kompol M Ismail mengatakan, saat ini ketujuh orang lainnya termasuk balita yang jadi korban masih dirawat di rumah sakit.
"Semua korban luka bakar lainnya masih dirawat di rumah sakit, " ujar Ismail, Minggu (1/2/2026).
Ia menerangkan, peristiwa itu terjadi akibat kebocoran gas elpiji 12 kilogram yang digunakan penghuni rumah, Dewi Rohayati.
"Pemicu ledakan dan kebakaran tersebut berdasarkan informasi dari saksi-saksi tersebut dari kebocoran gas elpiji 12 Kg. Yang sedang digunakan untuk memasak sedekah ruahan malam ini di daerah Bangau," katanya.
Adapun sembilan korban yang ada di dalam rumah saat peristiwa ledakan dan alami luka bakar, Nyimas Dewi Rohayati (33) meninggal dunia, Murni (40) meninggal dunia, Sumarni (63), Umi (54), Ria (40), Sri Rahayu (21), Weni (40), S (10 bulan), dan N (2 tahun).
"Sembilan korban mengalami luka bakar antara 20 persen hingga 80 persen, pada saat kejadian langsung dibawa warga yang lain ke rumah sakit Pelabuhan Boom Baru," tutupnya.
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel