TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Tahun 2023 adalah tahun ketika hidup Ermil mulai tenggelam dalam gelap.
Saat penglihatannya mulai memudar dan hari-harinya tak lagi sejelas sebelumnya.
Pria kelahiran 1960 itu mulai menyadari ada yang berubah pada matanya.
Pandangan mata kanan tak lagi jernih. Bukan gelap total, tapi kabur, seperti hidup di balik kaca berembun.
Hari-hari berlalu, kabur itu tak kunjung pergi. Justru kian menebal.
Memasuki 2024, penglihatan mata kanan warga Jalan Sei Tuntung, Medan itu
hampir sepenuhnya hilang.
Aktivitas sederhana yang dulu dilakukan tanpa berpikir, berjalan, mengenali wajah, membaca, kini berubah menjadi perjuangan.
Belum cukup sampai di situ, cobaan kembali datang.
Pada tahun yang sama, mata kiri Ermil ikut menyerah. Dunia yang semula masih bisa ia lihat dengan satu mata, kini perlahan menghilang.
Dua matanya sama-sama melemah. Dua sisi hidupnya terasa runtuh bersamaan.
“Kalau malam, rasanya seperti buta. Siang pun tak jauh beda,” ucap Ermil lirih.
Ketidakmampuan melihat membuat Ermil hidup dalam ketergantungan.
Setiap langkah disertai rasa takut. Salah pijak, salah arah, atau menabrak sesuatu menjadi keseharian yang tak terhindarkan.
Namun di tengah gelap yang terus menutup, Ermil memilih bertahan.
Harapan itu datang ketika ia mendengar kabar tentang operasi katarak gratis PT Agincourt Resources di di Rumah Sakit Mata 77 Medan.
Sebuah kabar sederhana, namun menjadi cahaya di ujung lorong panjang yang ia jalani.
Tahun 2024, Ermil akhirnya menjalani operasi katarak pada mata kirinya.
Hasilnya seperti keajaiban kecil. Cahaya yang lama menghilang, perlahan kembali. Wajah-wajah kembali memiliki bentuk. Dunia tak lagi sepenuhnya samar.
Kini, Ermil kembali menjalani operasi katarak untuk mata kanannya.
Bagi Ermil, operasi ini bukan sekadar memulihkan penglihatan.
Ini adalah tentang mengembalikan harga diri, kemandirian, dan harapan hidup di usia senja.
“Saya hanya ingin bisa melihat dengan jelas lagi,” katanya, pelan namun penuh doa.
Ermil adalah satu dari ribuan pasien operasi katarak gratis PT Agincourt Resources (PTAR) Tambang Emas Martabe.
Operasi Katarak Gratis 2025 Tambang Emas Martabe digelar di lima lokasi di Sumatera Utara dan berhasil memulihkan 1.465 mata katarak pada 1.357 pasien.
Rinciannya, RS Bhayangkara Batang Toru, Tapanuli Selatan (586 mata), RSUD Pandan, Tapanuli Tengah (71 mata), RSUD Sipirok, Tapanuli Selatan (328 mata), RS Mata Pematangsiantar (369 mata), dan RS Mata Mencirim 77 Medan (111 mata).
(*/tribun-medan.com)