TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA -- PT Hutama Karya (Persero) mengonfirmasi persiapan rencana pembangunan Tol Jambi-Rengat sepanjang 198,13 km.
Ini adalah bagian dari kelanjutan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) tahap II.
Setelah ruas Tol Betung-Tempino-Jambi, Hutama Karya menyiapkan rencana lanjutan koridor tersebut.
EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya, Mardiansyah mengungkapkan ruas tol selanjutnya yang sedang dalam perencanaan yakni Tol Jambi-Rengat sepanjang 198,13 km.
"Untuk ruas Tol Jambi-Rengat ini masuk program rencana pembangunan JTTS tahap II setelah Tol Betung-Tempino-Jambi yang saat ini masih dalam proses pembangunan," terang Mardiansyah melalui rilis yang diterima TribunSumsel.com dan Sripoku.com, Minggu (1/2/2026).
Ruas tol lanjutan ini dinilai penting untuk memperkuat keterhubungan antara Provinsi Jambi dengan wilayah Provinsi Riau dan kawasan-kawasan produktif di sekitarnya.
Termasuk pusat aktivitas ekonomi seperti kawasan industri di sekitar Sungai Enok yang berkembang pada sektor kelapa sawit dan perikanan.
Baca juga: Pemkab Muba Bentuk Tim Khusus Demi Kejar Target Pembangunan Tol di Wilayahnya
Penguatan konektivitas juga disebut berpotensi membuka akses yang lebih andal menuju destinasi strategis dan bernilai sejarah maupun konservasi.
Seperti Komplek Candi Muaro Jambi, Taman Nasional Kerinci Seblat, serta kawasan Taman Nasional Berbak dan Bukit Tigapuluh.
"Keberlanjutan koneksi hingga Jambi-Rengat juga diperlukan untuk menekan biaya logistik dan memperlancar distribusi barang antardaerah yang selama ini masih kerap terkendala oleh keterbatasan kualitas dan kapasitas jaringan jalan eksisting," papar Mardiansyah.
Adapun ruas Tol Betung-Tempino-Jambi sepanjang 170,70 kilometer saat ini berada pada beberapa tahapan.
Mulai dari segmen yang sudah beroperasi hingga pekerjaan konstruksi yang masih berjalan.
Segmen Bayung Lencir-Tempino sepanjang 34,10 kilometer dan segmen Tempino-Ness sepanjang 18,49 kilometer telah beroperasi dan masih melayani pengguna jalan tanpa tarif.
Sementara itu, pekerjaan konstruksi yang tengah berlangsung mencakup 118,14 kilometer, terdiri atas Seksi 1 (Betung-Tungkal Jaya) sepanjang 62,38 kilometer dan Seksi 2 (Tungkal Jaya-Bayung Lencir) sepanjang 55,76 kilometer.
“Pembangunan koridor ini kami dorong agar konektivitas antardaerah semakin kuat, arus logistik lebih efisien, serta manfaatnya dapat dirasakan lebih cepat oleh masyarakat dan para pelaku usaha,” ujar Mardiansyah.
Selain memperkuat konektivitas antarkawasan, proyek JTTS tahap II juga diharapkan memberi dampak sosial melalui dukungan pengembangan UMKM lokal di rest area.
Serta penyediaan fasilitas penyeberangan seperti overpass dan underpass, sehingga mobilitas masyarakat sekitar tetap terjaga.
“Melalui pengembangan JTTS yang berkelanjutan, Hutama Karya berkomitmen menghadirkan layanan infrastruktur yang semakin andal dan terkoneksi. Sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat serta mendukung daya saing ekonomi wilayah,” ucap Mardiansyah.
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel