Jakarta (ANTARA) - Pelatih Barcelona Hans-Dieter "Hansi" Flick kecewa dengan performa timnya pada babak pertama kontra Elche meski menang dengan skor 3-1 pada laga Liga Spanyol 2025/2026 di Stadion Manuel Martinez Valero, Elche, Minggu dini hari WIB.

Menurut Flick, dikutip dari laman klub, Barcelona seharusnya bisa mencetak gol lebih banyak pada babak pertama, tanpa kebobolan, agar lebih cepat memastikan kemenangan.

"Namun, hal-hal seperti itu memang kadang terjadi. Kami bermain dengan fantastis dan menciptakan banyak peluang," ujar dia.

Pada babak pertama, Barcelona unggul dua gol atas Elche melalui Lamine Yamal (6') dan Ferran Torres (40'), tetapi Elche memperkecil kedudukan lewat Alvaro Rodriguez (29').

Akan tetapi, dua gol tersebut tidak mencerminkan dominasi Barcelona pada paruh perdana tersebut. Dikutip dari laman statistik sepak bola Fotmob, pada babak pertama itu, Barcelona mencatatkan lima tembakan tepat sasaran dari 17 percobaan.

Flick menyebut Barcelona semestinya tampil lebih tajam ketika mendapatkan peluang. Beruntung, dia melanjutkan, Elche menerapkan permainan terbuka yang membuat Barcelona mampu melesakkan gol terakhir dari kaki Marcus Rashford (72').

"Lawan ingin bermain sepak bola dan itu lebih baik untuk semua orang. Saya sudah mengatakan sebelum pertandingan bahwa saya suka menyaksikan penampilan mereka," kata dia.

Terkait penampilan pemain, Flick memuji dua pemainnya ​​Lamine Yamal dan Frenkie De Jong yang dinilainya bertanding dengan baik pada laga dini hari tadi.

Dia menyebut jika Yamal bermain fantastis meskipun usianya masih 18 tahun. Sementara untuk De Jong, Flick menilai gelandang Belanda itu memiliki peran yang sangat penting dalam tim.

Kemenangan atas Elche membuat Raphinha dan kawan-kawan semakin kokoh di puncak klasemen sementara Liga Spanyol 2025/2026 dengan mengoleksi 55 poin dari 22 pertandingan. Mereka kini berjarak empat poin dengan Real Madrid yang berada di peringkat dua.

Elche berada di posisi 12 klasemen dengan menorehkan 24 poin dari 22 pertandingan.