Polisi Bubarkan Balap Liar di Jalan dr Cipto Semarang, 18 Pemotor Ditilang
February 01, 2026 07:54 PM

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – 18 pengendara ditindak dan dikenai sanksi tilang dalam operasi gabungan yang digelar Polrestabes Semarang saat membubarkan aksi balap liar di Jalan dr Cipto Semarang. 

Dari penindakan tersebut, polisi turut menyita enam SIM, delapan STNK, serta empat sepeda motor yang diduga digunakan untuk balap liar.

Operasi gabungan tim khusus itu dilaksanakan pada Sabtu (31/1/2026) dini hari di kawasan Jalan dr Cipto, tepatnya di sekitar traffic light Sidodadi, Kecamatan Semarang Timur. 

Baca juga: Swadaya Warga Tambaksari Semarang Bangun Jembatan Darurat, Pilus: Jangan Jadikan Solusi Permanen

• Maling Kesakitan Terjungkal ke Selokan di Semarang: Sangkar Hancur, Burung Terbang ke Pemilik

Kegiatan itu menyasar pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas serta berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Operasi dipimpin Kasat Pam Obvit Polrestabes Semarang AKBP Sigit Ari Wibowo selaku Perwira Pengawas (Pamenwas). 

Sejumlah personel gabungan dikerahkan untuk pemantauan, pemeriksaan kendaraan, hingga penindakan langsung di lokasi yang kerap dijadikan arena balap liar pada jam-jam rawan.

Petugas melakukan pemeriksaan kelengkapan kendaraan sekaligus mengantisipasi potensi tawuran. 

Hasilnya, seluruh pelanggar langsung ditindak tegas tanpa ada teguran, mengingat pelanggaran yang dilakukan dinilai berisiko tinggi terhadap keselamatan.

Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Agung Setiyo Budi mengatakan, operasi tersebut merupakan langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Balap liar tidak hanya membahayakan pelakunya, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya." 

"Karena itu, penertiban akan terus kami lakukan di titik-titik rawan,” tegas dia.

Sementara itu, Kasat Lantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi menegaskan bahwa penindakan itu juga bertujuan memberikan efek jera, khususnya bagi pengendara muda.

“Kami mengimbau agar jalan umum tidak dijadikan arena balap. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama, dan kami akan konsisten melakukan penindakan,” tegasnya.

Operasi berakhir sekira pukul 01.15 dengan situasi aman dan terkendali. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.