TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Aktivitas belajar mengajar di SD Negeri 118 Desa Pematang Pulai, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, kembali berjalan normal pada Senin (2/2/2026).
Sebelumnya sejumlah siswa mengalami dugaan keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ratusan siswa dari berbagai sekolah harus menjalani perawatan di RSUD Ahmad Rifin, Sengeti Muaro Jambi.
Kini mereka telah kembali bersekolah setelah kondisi mereka dipastikan membaik.
Pantauan Tribun Jambi sekitar pukul 11.00 WIB, siswa kelas IV, V, dan VI masih mengikuti pelajaran di ruang kelas. Sementara siswa kelas I, II, dan III sudah lebih dulu pulang.
Sekolah yang terletak di tepi Jalan Lintas Timur itu memiliki bangunan bertiang setinggi satu meter dengan tangga berwarna merah putih menuju ruang kelas. Lapangan sekolah tampak luas dan berwarna hijau.
Di salah satu ruang kelas, puluhan siswa terlihat mengikuti pelajaran seperti biasa. Ketika dimintai keterangan mengenai kondisi para siswa pascakejadian keracunan, seorang guru perempuan mengatakan bahwa proses belajar tetap berjalan normal.
“Sebagian anak sudah ada yang keluar dari rumah sakit, masih di rumah, dan beberapa orang sudah mulai sekolah hari ini,” ujarnya saat ditemui Tribun Jambi.
Guru tersebut tidak memberikan keterangan lebih rinci mengenai kondisi siswa karena tidak memiliki kewenangan, dan meminta agar hal itu dikonfirmasi langsung kepada Kepala Sekolah.
Ia menyebut Kepala Sekolah tengah berada di Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi.
Guru tersebut kemudian memanggil salah satu siswa bernama Ahmad Arifin, yang sebelumnya sempat dilarikan ke rumah sakit pada Jumat malam akibat keracunan. Ahmad terlihat sudah kembali bersekolah.
“Ini anak yang sudah masuk sekolah. Sudah aman, tidak ada keluhan. Tapi temannya masih ada yang di rumah,” ujarnya.
Baca juga: BGN Beri Sanksi, Operasional SPPG Sengeti Dihentikan Usai Kasus Keracunan MBG