IKADI Aceh Tebar Dai dan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Tengah
February 02, 2026 06:54 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Alga Mahate Ara | Aceh Tengah

TribunGayo.com, TAKENGON - Pengurus Wilayah Ikatan Dai Indonesia (PW IKADI) Aceh kembali melaksanakan program Tebar Dai Tahap II untuk warga terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tengah. 

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari mulai Jumat (30/1/2026) hingga Minggu (1/2/2026) di sejumlah masjid dan lokasi pengungsian.

Koordinator kegiatan, Ustaz Roly T didampingi Sekretaris Pengurus Daerah (PD) IKADI Aceh Tengah, Ustaz Jumari, mengatakan program Tebar Dai diisi dengan kegiatan dakwah dan pendampingan spiritual bagi masyarakat di wilayah terdampak.

“Ceramah agama dilaksanakan bakda Zuhur, bakda Asar, dan bakda Magrib oleh para dai PW IKADI Aceh dan PD IKADI Aceh Tengah,” kata Ustaz Roly, Senin (2/2/2026).

Sejumlah dai yang terlibat dalam kegiatan tersebut antara lain Ustaz Mubashirullah Lc MAg, Ustaz Akhyar Sirajuddin, Ustaz Awal, Ustaz Saiful, dan Ustaz Nazhir.

Menurutnya, kegiatan dakwah dilaksanakan di beberapa masjid yang berada di kawasan terdampak bencana.

Diantaranya Masjid Mazkar Desa Kenawat, Kecamatan Lut Tawar, Masjid Nasar Akmal Desa Nosar, Kecamatan Bintang, serta Masjid Az-Zikra Kampung Lot Kala, Kecamatan Kebayakan. 

Selain itu, para dai juga menyambangi sejumlah tenda pengungsian dan wilayah terdampak lainnya.

Di sela-sela kegiatan dakwah, IKADI Aceh turut menggelar layanan pengobatan kesehatan gratis bekerja sama dengan Pro Kami Aceh, serta bimbingan perbaikan bacaan Surat Al-Fatihah melalui Klinik Al-Fatihah.

Ustaz Roly juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan Tebar Dai, termasuk mahasiswa KKN IAIN Takengon yang ikut mendampingi tim di Desa Kenawat.

Selain pendampingan dakwah dan kesehatan, IKADI Aceh juga menyalurkan bantuan kemanusiaan.

Seperti ambal salat, mukena, kain sarung, baju koko, paket makanan anak-anak, beras, serta pakaian layak pakai. 

Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Badan Kemakmuran Masjid (BKM), imam masjid, dan masyarakat di tenda pengungsian.

Ujian dari Allah

Sementara itu, Ketua IKADI Aceh Tamiang, Ustaz Akhyar Sirajuddin, yang turut serta dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa musibah bencana merupakan ujian dari Allah SWT agar manusia kembali mengingat-Nya.

Ia mengajak umat Islam menjadikan bencana sebagai ibrah untuk memperkuat iman, kesabaran, serta kepedulian antar sesama.

“Semoga peristiwa bencana ini menjadi ibrah bagi kaum muslimin di mana pun berada.

Ketika bencana hadir, jiwa dan seluruh harta kita akan kembali kepada-Nya. Dengan iman yang kuat kepada Allah SWT. Insya Allah kita akan selamat dunia dan akhirat,” ujarnya. (*)

Baca juga: Total Usulan 1.037 Unit Huntara di Aceh Tengah, Diharap Bisa Ditempati Sebelum Ramadan

Baca juga: Harga Emas di Aceh Tengah Terjun Bebas! Kini Rp 2.450.000 per Gram

Baca juga: Kasus Sandika di Takengon Aceh Tengah Segera Vonis, Ini Harapan Anggota DPD Haji Uma

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.