Kebun Binatang Surabaya Siap Jadi Perumda: Tarif Tiket Masuk Bakal Disesuaikan
February 02, 2026 06:32 PM

 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kebun Binatang Surabaya (KBS) di Jawa Timur (Jatim) tengah bersiap melakukan transformasi besar dari status Perusahaan Daerah (PD), menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) demi meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan publik.

Langkah strategis ini ditempuh, sebagai upaya memperkuat tata kelola serta mendorong pelayanan yang lebih optimal bagi masyarakat luas. Rencana tersebut dibahas secara mendalam dalam forum Aspiration Gathering, Senin (2/2/2026).

Forum ini mempertemukan manajemen pengelola KBS dengan berbagai pemangku kepentingan, guna menghimpun masukan dan rekomendasi terkait pengembangan kebun binatang legendaris tersebut untuk masa kerja 5 tahun ke depan.

Transformasi Menuju Pengelolaan Berkelanjutan

Berdasarkan data yang dihimpun SURYA.co.id, forum tersebut menghadirkan perwakilan tenant DPRD, mitra usaha KBS, pakar kesehatan hewan, praktisi wisata, hingga pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Direktur Operasional Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS, Nurika Widyasanti, menjelaskan bahwa perubahan status menjadi Perumda diharapkan memberikan fleksibilitas manajerial, serta penguatan struktur bisnis yang lebih kokoh.

"Forum hari ini, menjadi titik poin untuk bagaimana KBS ini bisa dapat dikelola secara berkelanjutan, dan di sini kami menghimpun masukan saran dan rekomendasi dari stakeholder secara objektif dan konstruktif," ujar Nurika Widyasanti kepada SURYA.co.id di sela acara.

Dengan status Perumda, KBS diyakini mampu bergerak lebih agresif dalam pengembangan layanan, perawatan satwa, hingga peningkatan fasilitas publik secara menyeluruh.

"Sehingga ke depannya diharapkan KBS nanti bisa melangkah lebih cepat untuk maju, lebih sehat dan semakin profesional. Minimal, memenuhi harapan masyarakat khususnya masyarakat Kota Surabaya," tambah Nurika Widyasanti.

Rencana Penyesuaian Tarif Tiket Masuk

Selain perubahan status kelembagaan, salah satu poin krusial yang dibahas adalah rencana penyesuaian tarif tiket masuk. Terlihat di lokasi, manajemen sedang merumuskan strategi diversifikasi usaha dan efisiensi operasional.

Nurika Widyasanti mengungkapkan, bahwa selama ini tarif tiket masuk KBS tergolong sangat terjangkau jika dibandingkan dengan balai konservasi serupa milik pemerintah daerah lain. Berikut adalah fakta terkait kondisi tiket KBS saat ini:

  • Tarif tiket masuk saat ini masih bertahan di angka Rp 15.000 per orang.
  • Nominal tersebut tidak mengalami perubahan atau kenaikan signifikan sejak tahun 2010.
  • Manajemen berencana menyesuaikan tarif ke kisaran Rp 20.000 hingga Rp 25.000 per orang.

"Dengan tiket yang cukup terjangkau, untuk selama ini kami mencoba paling tidak ya tetap selain membuat diversifikasi usaha, juga menjaga secara efisiensi operasional," jelasnya kepada SURYA.co.id.

Namun, dengan mempertimbangkan faktor inflasi dan kebutuhan peningkatan standar layanan, penyesuaian tarif dirasa sudah sangat relevan untuk dilakukan dalam waktu dekat.

"Secepatnya dengan harapan nanti ke depannya bisa mendapat persetujuan untuk dilakukan penyesuaian tarif masuk untuk KBS. Secara tiket KBS memang sudah sejak 2010 masih senilai Rp 15.000. Dengan adanya inflasi dan lain sebagainya, secara peningkatan tiket saat ini kami rasa masih relevan," tegas Nurika.

Meskipun akan ada kenaikan, manajemen berharap angka tersebut tidak memberatkan masyarakat. Nurika menyebut, kisaran kenaikan diupayakan tetap kompetitif yakni antara Rp 20.000 sampai Rp 25.000.

Fokus Utama Balai Konservasi

Melalui transformasi status dan penyesuaian pendapatan ini, SURYA.co.id mencatat komitmen KBS untuk memperkuat tiga fungsi utama mereka sebagai lembaga konservasi.

Tiga fokus utama tersebut meliputi perlindungan satwa secara maksimal, sarana edukasi bagi masyarakat, serta penyediaan tempat rekreasi yang layak dan edukatif bagi para wisatawan yang berkunjung ke Kota Surabaya.

Tips Berkunjung ke Kebun Binatang Surabaya

Bagi warga yang ingin berwisata ke KBS, pastikan untuk mematuhi protokol dan aturan yang berlaku demi kenyamanan bersama dan keselamatan satwa:

  • Gunakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat karena area outdoor yang luas.
  • Dilarang memberikan makanan sembarangan kepada satwa karena dapat mengganggu kesehatan mereka.
  • Selalu awasi anggota keluarga, terutama anak-anak, saat berada di dekat pagar pembatas kandang.
  • Manfaatkan fasilitas edukasi yang tersedia untuk menambah wawasan mengenai kekayaan fauna Indonesia.
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.