TRIBUNJABAR.ID - Penyerang Borneo FC, Mariano Peralta, masuk ke dalam jajaran pemain dalam rumor transfer paruh musim.
Rumor transfer Mariano Peralta pun menjadi sorotan, terlebih karena posisinya sebagai pemain kunci Borneo FC.
Dalam 19 pertandingan di Super League 2025/2026, Mariano Peralta telah menyumbangkan 10 gol dan delapan assist.
Presiden Borneo FC, Nabil Husein Said Amin pun bereaksi atas rumor transfer salah satu pemainnya itu.
Ia meninggalkan komentar di akun Instagram @liga1talk yang mengunggah tangkapan layar dari cuitan akun @wallpassjournal tentang rumor transfer Mariano Peralta.
Cuitan itu menyebutkan bahwa Borneo FC akan melepas Mariano Peralta ke klub rival melalui kesepakatan transfer dan mengaitkannya dengan Persib Bandung hingga Persjia Jakarta.
Menanggapi rumor transfer itu, Nabil Husein meninggalkan komentar bertuliskan "wow" disertai dengan emoji tertawa.
Baca juga: Latihan "Perdana", Dedi Kusnandar Terharu Kembali ke Persib Bandung
Melihat tren positif Borneo FC, sangat kecil kemungkinan manajemen klub melepas Mariano Peralta, apalagi ke sesama tim pesaing di papan atas klasemen.
Sebagaimana diketahui, Borneo FC kini sedang bersaing ketat dalam perebutan juara setidaknya dengan tiga tim lain, yakni Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Malut United.
Borneo FC saat ini berada di posisi kedua klasemen dengan 43 poin, terpaut satu poin dari Persib Bandung yang berada di puncak.
Sementara, Persija Jakarta mengekor Borneo FC di posisi ketiga dengan 41 poin, disusul oleh Malut United di peringkat keempat dengan 37 poin.
Pada bursa transfer paruh musim ini, Persib Bandung melakukan pergerakan yang minim.
Untuk pemain yang keluar, Persib Bandung melepas sosok Wiliam Marcilio yang sudah tidak bergabung saat kompetisi putaran pertama masih berlangsung.
Kemudian, Persib Bandung meminjamkan pemain belakang yang juga bersaudara, Rezaldi Hehanussa dan Hamra Hehanussa ke Persik Kediri.
Sementara, untuk pemain yang datang, Persib Bandung baru mendatangkan dua pemain baru, yakni Layvin Kurzawa dan Dion Markx.
Keduanya diperkenalkan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) setelah laga melawan PSBS Biak pada Minggu (25/1/2026).
Layvin Kurzawa menandatangani kontrak hingga akhir musim 2025/2026, sementara Dion Markx selama 2,5 tahun.
Baca juga: Sosok Penyerang Baru Ratchaburi FC Impresif di 5 Laga Pertama, Ancaman Bagi Persib Bandung
Adapun, Layvin Kurzawa adalah mantan pemain Paris Saint-Germain (PSG) berkebangsaan Prancis yang sebelumnya membela klub di liga Portugal, Boavista.
Sementara, Dion Markx adalah pemain keturunan Belanda-Indonesia yang tergabung dalam skuad Timnas Indonesia kelompok usia. Sebelumnya, ia bergabung bersama TOP Oss.
Terbaru, Dedi Kusnandar kembali dari masa pinjaman di Bhayangkara FC selama satu putaran atau setengah musim.