TRIBUNFLORES.COM, RUTENG - Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng secara resmi memulai kegiatan Magang 1 dan Magang 2 di SMA Bina Kusuma Ruteng, Senin (2/2/2026). Kehadiran mahasiswa magang disambut hangat oleh pihak sekolah sebagai bagian dari kerja sama pendidikan yang berkelanjutan.
Penyerahan mahasiswa magang merupakan bagian dari program akademik Prodi PBSI dan dilaksanakan serentak di 16 sekolah menengah yang tersebar di wilayah Kecamatan Langke Rembong.
Program ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman langsung di dunia pendidikan sebelum terjun sebagai pendidik profesional.
Untuk pelaksanaan magang di SMA Bina Kusuma Ruteng, Panitia Magang Tahun 2026 mempercayakan Marianus Supar Jelahut, S.Fil., M.Pd., sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Baca juga: Unika Santu Paulus Ruteng Serahkan Mahasiswa Magang PBSI ke SMK Swakarsa Ruteng
Prosesi penyerahan mahasiswa dilakukan secara resmi dan disertai dengan ritual adat Manggarai sebagai simbol penerimaan dan penghormatan terhadap nilai budaya setempat.
“Panitia Magang Tahun 2026 mempercayakan saya sebagai DPL di SMA Bina Kusuma Ruteng. Hari ini kami melakukan penyerahan mahasiswa secara resmi kepada pihak sekolah,” ujar Marianus Supar Jelahut yang akrab disapa Pak Supar.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak SMA Bina Kusuma Ruteng yang telah bersedia menerima mahasiswa PBSI untuk melaksanakan magang sejak 2 Februari hingga 14 Maret 2026.
Menurutnya, kegiatan magang diawali dengan observasi selama dua minggu, kemudian dilanjutkan dengan praktik mengajar langsung di kelas selama satu bulan.
“Saya berharap keempat mahasiswa magang dapat bekerja sama dengan baik dengan para guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik selama menjalani proses pembelajaran di sekolah ini,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMA Bina Kusuma Ruteng, Gregorius Daivan Bot, S.Pd., menyampaikan bahwa pihak sekolah selalu terbuka menerima mahasiswa dari Unika Santu Paulus Ruteng sebagai wujud kepercayaan dan kolaborasi antarlembaga pendidikan.
“Ini merupakan kepercayaan besar bagi kami. Karena itu, kami mengucapkan terima kasih kepada Prodi PBSI yang terus mempercayakan sekolah ini sebagai tempat mahasiswa belajar dan berproses bersama kami,” ungkap Gregorius.
Ia juga berharap kehadiran mahasiswa magang dapat membawa perubahan positif, meskipun secara bertahap, serta mendorong terciptanya suasana pembelajaran yang lebih dinamis.
Gregorius mengajak mahasiswa untuk tidak ragu menyampaikan masukan atau kritik secara santun kepada pimpinan sekolah maupun para guru demi peningkatan mutu pendidikan.
Adapun mahasiswa Prodi PBSI Unika Santu Paulus Ruteng yang melaksanakan magang di SMA Bina Kusuma Ruteng yakni Evrasiana Sariati, Mariana Ratna Nariati, Oktaviano Kaprasius Garu dan Longginus Makong.