TRIBUNKALTARA.COM - Ramadhani, pemilik kedai donat Az Bananas dan Ayam Geprek 88 di Jalan Sengkawit, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, tak kuasa menahan tangis saat mengetahui tempat usahanya hangus terbakar, Senin (2/2/2026) sore.
Saat kejadian, Ramadhani diketahui tidak berada di Tanjung Selor.
Ia dan suami sedang di Makassar, dalam rangka mempersiapkan perjalanan umrah.
Baca juga: 9 Armada Damkar Bulungan Padamkan Kebakaran di Jalan Sengkawit Tanjung Selor
Dalam wawacara singkat bersama TribunKaltara.com melalui telepon seluler, Ramadhani tak bisa menutupi perasaan sedihnya melihat usaha yang ia bangun hangus akibat amukan si jago merah.
Perasaan ibu tiga anak itu semakin berkecamuk, lantaran tempat usahanya tersebut masih berstatus kontrak.
“Sakit dadaku.
Itu rumah orang.
Bagaimana sudah aku ini,” ucapnya lirih.
Hingga kini belum diketahui penyebab pasti kebakaran.
Termasuk kerugian akibat musibah tersebut.
Pantauan TribunKaltara.com, saat ini api di lokasi kebakaran telah berhasil diatasi oleh Damkar Bulungan.
Baca juga: Breaking News - Kebakaran di Jalan Sengkawit Tanjung Selor Kalimantan Utara
Seperti diketahui, musibah kebakaran terjadi di wilayah Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara ( Kaltara ), Senin sore.
Satu unit rumah berbahan kayu yang berada di RT 38, Jalan Sengkawit, dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa tersebut.
Informasi kebakaran diterima oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bulungan sekitar pukul 17.30 WITA.
“Kami menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 17.30 WITA.
Setelah itu petugas langsung bergerak menuju lokasi kejadian,” ujar Yuspa (45), salah satu petugas Damkar Bulungan, saat dikonfirmasi oleh TribunKaltara.com.
Karena lokasi kebakaran cukup dekat dengan pos pemadam, petugas dengan cepat tiba di tempat kejadian, dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Sebagai informasi, markas Damkar Bulungan terletak di Jl Katamso, Tanjung Selor.
Lokasinya diperkirakan tidak sampai 1 km dari titik kebakaran.
Untuk mencegah api meluas, petugas mengerahkan sekitar sembilan unit armada pemadam kebakaran.
“Ada sekitar sembilan armada yang kami kerahkan, untuk membantu proses pemadaman,” tambah Yuspa.
Banyaknya armada yang diturunkan sempat menyebabkan sebagian badan jalan ditutup sementara.
Arus lalu lintas di sekitar lokasi kebakaran pun sempat dialihkan.
Api berhasil dipadamkan, dan tidak sempat merambat ke bangunan lain di sekitarnya.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini.
Sementara itu, kerugian materiil akibat kebakaran masih dalam proses pendataan.
(*)
( TribunKaltara.com / Ocha dan Ihriza Maudi Tastura )