Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MALTENG, TRIBUNABON.COM - Ramadhan Irham Latuconsina (20), anak muda yang berdomisili di Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah berhasil meraih omset puluhan juta dari usaha yang ia geluti.
Mahasiswa Universitas Dr Djar Wattiheluw itu menjalankan tiga UMKM di usia yang terbilang muda. Usaha yang ia geluti antara lain, usaha kuliner Dimsum Mantul dan minuman segar JERUKin, serta bisnis trip wisata Jejak Timur Trip.
Kepada TribunAmbon, Senin (2/2/2026), Ramadhan menceritakan, ia mulai tertarik dengan dunia usaha sejak duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA).
"Saya mulai merintis dan terjun ke dunia UMKM sejak kelas 1 SMA karena faktor kebutuhan ekonomi sekaligus kemampuan membaca peluang pasar di sekitar," ujar Ramadhan.
Sejak 2021, ia mulai merintis bisnis minuman boba yang kala itu sedang naik daun, namun seiring berjalanan waktu segmen pasar mulai sepi akhirnya ia mencoba brand minuman JERUKin.
Sementara untuk bisnis trip wisata, Ramadhan terinspirasi dari momen Entrepreneur Award tingkat nasional dan ia berhasil menyabet juara satu.
"Saat itu saya mengangkat dan mendorong potensi wisata Maluku agar lebih dikenal luas," tuturnya.
Baca juga: Komisi I DPRD Malteng Dorong Penetapan Kepala Pemerintah Negeri Definitif
Baca juga: Tak Dalam Status Audit Khusus, Inspektorat : Negeri Booi Beruntung Masuk Program PRT
Usahanya berada dalam tahap pengembangan dan pertumbuhan. Seiring perluasan pasar, promosi digital, dan penguatan branding, omset per bulan konsisten mencapai kisaran Rp 50 juta hingga Rp. 60 juta.
"Saat ini saya mengelola 4 karyawan yang membantu operasional usaha," jelas Ramadhan.
Ramadhan mengaku, segmentasi pasar di Maluku Tengah cukup menjanjikan, dengan beberapa kelompok utama.
Ia merincikan, anak muda dan mahasiswa menyukai kuliner kekinian dan tempat nongkrong, masyarakat umum yang mencari jajanan terjangkau namun berkualitas, dan wisatawan lokal maupun luar daerah ingin menikmati keindahan alam dan destinasi unik di Maluku.
"Pasar di daerah ini sangat dipengaruhi oleh tren media sosial dan rekomendasi dari mulut ke mulut," imbuh Ramadhan.
Ramadhan berharap, usaha-usaha yang ia jalankan terus berkembang, membuka lebih banyak lapangan kerja, dan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
"Secara umum, saya juga berharap seluruh pelaku usaha di daerah mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah daerah, baik dalam bentuk pembinaan, kemudahan perizinan, akses permodalan, pelatihan peningkatan kapasitas, maupun dukungan promosi,"harapnya.
Dengan adanya perhatian dan kolaborasi yang baik dari Pemda Maluku Tengah, Ramadhan meyakini UMKM dan usaha lokal dapat tumbuh lebih kuat dan berdaya saing. (*)