BANGKAPOS.COM, BANGKA – Proses evakuasi terhadap sejumlah penambang yang tertimbun tanah longsor di lokasi eks Tambang Pondi, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Senin (2/2/2026) masih terus dilakukan pencarian.
Hingga malam hari, pencarian terhadap para korban terus dilakukan.
Proses pencarian bahkan melibatkan dua unit eskavator.
“Sampai sekarang masih terus dicari, ada dua eskavator yang diturunkan,” kata Camat Pemali, Sukma Aditya kepada Bangkapos.com.
Dia menyebut, total ada 8 korban dalam insiden itu.
Baca juga: Breaking News: Sejumlah Penambang Tertimbun Tanah di Eks Tambang Pondi Pemali Bangka
Baca juga: Penambang Tertimbun Longsoran Tanah di Eks Tambang Pondi, 4 Orang Ditemukan, 3 Lainnya Masih Dicari
Tiga orang telah ditemukan dan dinyatakan meninggal dunia.
Sedangkan empat orang masih dilakukan pencarian.
“Ada satu orang yang selamat, kondisinya kaki terkilir karena belum sempat tertimbun, baru kakinya saja,” jelasnya.
Lebih lanjut, Camat mengatakan bahwa saat ini kondisi di lokasi masih gelap dan para petugas sedang mengupayakan untuk memasang lampu penerangan.
Kata dia, kemungkinan proses pencarian akan dilanjutkan keesokan harinya mengingat kontur tanah longsor yang cukup dalam.
“Kalau melihat kontur tanahnya itu dalam, bisa sampai dua atau tiga hari proses pencariannya,” ungkapnya.
Sementara itu, sejumlah awak media yang hendak menuju ke lokasi tertahan di depan pos lantaran tidak diperkenankan masuk oleh petugas keamanan setempat.
“Untuk media belum bisa masuk karena di dalam sudah ramai,” ucap salah seorang security.
Baca juga: AP Pemilik Akun TikTok Tersangka UU ITE Penuhi Panggilan Penyidik, Tak Ditahan Cuma Wajib Lapor
Peristiwa itu terjadi tadi sore, Senin (2/2/2026) di lokasi pertambangan IUP PT Timah Tbk.
Informasi yang dihimpun Bangkapos.com, saat ini upaya evakuasi sedang dilakukan.
(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)