Situasi Rumit Al Nassr: Bukan Cuma Ronaldo yang Ngambek, Jorge Jesus Ikut Ancam Tinggalkan Klub
February 02, 2026 11:09 PM

TRIBUNNNEWS.COM - Al Nassr tengah menghadapi situasi rumit jelang penutupan bursa transfer musim dingin Liga Arab Saudi.

Klub yang dikapteni Cristiano Ronaldo itu kini tak hanya menghadapi ketidakpuasan sang megabintang, tetapi juga terancam kehilangan pelatih kepala Jorge Jesus pada akhir musim.

Media Arab Saudi Al-Riyadiyah mengungkapkan sang pelatih Jorge Jesus diperkirakan tidak akan memperpanjang kontraknya bersama Al Nassr untuk musim depan.

Penyebab utamanya adalah kondisi klub saat ini yang dinilai sulit memenuhi permintaan teknis sang pelatih, terutama terkait kebutuhan mendesak akan pemain baru.

Sumber yang sama menyebutkan, sejak awal Januari lalu Jesus telah meminta sejumlah pemain tambahan untuk memperkuat tim.

Namun hingga kini, permintaan pelatih asal Portugal itu tak terealisasi. Mereka hanya mendatangkan satu pemain, yakni gelandang muda Irak berusia 21 tahun, Haidar Abdul Karim.

Lambannya aktivitas transfer Al Nassr ini tak lain karena keterbatasan likuiditas keuangan, meski masih ada peluang kecil mendatangkan satu pemain tambahan di menit-menit akhir bursa transfer, jika dana memungkinkan.

Baca juga: Cristiano Ronaldo Mogok Main di Laga Al Riyadh vs Al Nassr: CR7 Cemburu Ada Pilih Kasih

Beberapa waktu lalu, Jorge Jesus sempat ditanya dalam konferensi persnya pasca kemenangan melawan Al Taawon.

Ia dimintai tanggapan mengenai perbedaaan pergerakan klub terhadap bursa transfer dibandingkan dengan tim-tim yang pernah ia latih, seperti Al Hilal.

Sang pelatih memilih meninggalkan ruangan tanpa menjawab pertanyaan wartawan. Sikap tersebut memperkuat indikasi adanya ketidaknyamanan yang semakin dalam.

Sementara itu, baru-baru ini kapten Al Nassr juga menunjukkan ketidakpuasan terhadap manajemen klub.

Ronaldo bahkan mengambil keputusan mengejutkan dengan menolak tampil pada laga Al Nassr melawan Al Riyadh di pekan ke-20 Liga Pro Saudi.

Ya, absennya Ronaldo bukan disebabkan faktor kebugaran atau rotasi jelang laga besar kontra Al Ittihad, melainkan dipicu oleh rasa frustrasi terhadap manajemen klub.

Menurut laporan surat kabar Portugal A Bola, Ronaldo kecewa dengan arah kebijakan olahraga Al Nassr.

Ia menilai timnya kalah bersaing dibanding klub-klub rival dalam hal kualitas skuad, investasi, dan ambisi.

Minimnya aktivitas transfer musim dingin menjadi pemicu utama kekecewaan tersebut.

AKSI RONALDO - Pemain Al Nassr asal Portugal, Cristiano Ronaldo, dalam pertandingan pekan ke-16 Liga Arab Saudi kontra Al Shabab di Stadion Al-Awwal pada Minggu (18/1/2026) dini hari WIB. (Twitter Al Nassr - 18/1/2026) 
AKSI RONALDO - Pemain Al Nassr asal Portugal, Cristiano Ronaldo, dalam pertandingan pekan ke-16 Liga Arab Saudi kontra Al Shabab di Stadion Al-Awwal pada Minggu (18/1/2026) dini hari WIB. (Twitter Al Nassr - 18/1/2026)  (Al Nassr)

Disisi lain, Ronaldo juga merasa mendapat perlakukan berbeda dari PIF atau Public Investment Fund selaku pemilik saham mayoritas di 4 tim papan atas Saudi, Al Nassr, Al Ittihad, Al Hilal, dan Al Ahli.

CR7 melihat seperti ada anak emas. Ia memandang PIF lebih suka mendukung Al Hilal daripada tim-tim lainnya. 

Pergerakan transfer Al Hilal mendapat dukungan dari PIF, dengan kabar terbaru mereka mengincar untuk mendatangkan Karim Benzema.

Sementara kondisi internal Al Nassr saat ini juga dinilai memperburuk situasi.

Meski terdapat figur Portugal di posisi penting seperti Simon Coutinho (direktur olahraga) dan Jose Semedo (CEO), kewenangan keduanya disebut dibekukan oleh dewan direksi sejak awal bulan.

Hal ini membuat proses pengambilan keputusan semakin lamban dan memperkuat kesan tidak stabil di tubuh klub.

Rangkaian peristiwa ini menunjukkan bahwa Al Nassr tengah menghadapi masalah struktural, bukan sekadar persoalan hasil di lapangan. 

Ketika pelatih dan pemain bintang sama-sama merasa tidak didukung, risiko perpecahan internal menjadi semakin besar.

Jika kondisi ini tak segera dibenahi, Al Nassr bukan hanya terancam kehilangan Jorge Jesus, tetapi juga berpotensi mengalami penurunan performa dan kepercayaan dari pemain-pemain kuncinya, termasuk Cristiano Ronaldo.

(Tribunnews.com/Tio)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.