Kecelakaan di Tol Jagorawi Km 31, SUV Jetour T2 Terpental dan Terbakar Usai Ditabrak BMW
Tribun February 03, 2026 11:45 AM

Sebuah kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil yang diduga SUV Jetour T2 terjadi di Tol Jagorawi Kilometer 31, wilayah Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu malam (1/2/2026).

Peristiwa tersebut terekam kamera dashboard salah satu pengguna jalan tol dan viral di media sosial karena memperlihatkan detik-detik mobil terpental hingga terbakar hebat.

Video kecelakaan itu diunggah akun Instagram @dashcam_owners_indonesia dengan keterangan “Detik-detik Kecelakaan di Tol JAGORAWI KM. 31”.

Dalam rekaman video, terlihat sebuah mobil hitam yang diduga Jetour T2 ditabrak dari belakang oleh mobil BMW berwarna putih yang melaju dengan kecepatan tinggi.

Kedua kendaraan diketahui sama-sama melintas di bahu jalan tol.

Benturan keras tersebut membuat SUV Jetour T2 terangkat, menabrak pembatas jalan (guardrail), lalu terbakar hebat.

Dalam video, tampak seorang wanita berhasil keluar dari mobil yang dilalap api.

Sementara itu, pengemudi BMW, seorang pria, terlihat turun dari kendaraannya dan menghampiri korban.

Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Jagorawi, Kompol Akhmad Jajuli, membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. Ia mengatakan kecelakaan terjadi saat kedua kendaraan melaju dari arah Bogor menuju Jakarta.

“Jumlah korban dua orang mengalami luka ringan, berupa luka bakar ringan di bagian tangan,” ujar Jajuli, Senin (2/2/2026).

Menurutnya, pengemudi dan penumpang Jetour T2 tidak mengalami luka serius meski kendaraan terbakar.

Jajuli menjelaskan, kecelakaan bermula saat Jetour T2 melaju di bahu kiri jalan, kemudian datang kendaraan BMW dari lajur dua yang hendak menyalip melalui bahu kiri.

“Kendaraan BMW menabrak bagian kanan kendaraan Jetour, sehingga Jetour terpental ke kiri, menabrak guardrail, lalu terbakar,” jelasnya.

Unggahan video tersebut menuai beragam komentar dari warganet.

Akun Instagram @ary_setia menuliskan, "Dari sedikit POV DC1, BMW mau nyalip lewat bahu jalan tanpa liat spion (mungkin lho ya), momennya pas ada yang lagi ngebut di bahu jalan (tipe SUV/MPV) secara BMW itu sedan, terhempaslah itu mobil yang ngebut di bahu jalansetelah nabrak BMW. Menurut keyakinan saya begitu".

Komentar serupa disampaikan akun @putra_san24 yang menilai, "Kayaknya user BMW putih mau masuk bahu jalan (nyalip pajero di jalur lambat) kurang hati-hati, di belakang ada yang lagi ngebut di bahu jalan juga".

Sementara akun @kelilingprambanan menyebut kejadian tersebut bak adegan film, "Tiba tiba loncat mobil hitam dah kaya film final destination".

Akun @dansbround_nemesis juga mengingatkan, "Udah banyak contoh tentang bahu jalan, tapi masih saja dilakukan".

Sejumlah pengguna menyoroti kebiasaan menggunakan bahu jalan untuk menyalip sebagai faktor utama kecelakaan. 

Ada pula yang membandingkan kejadian tersebut dengan adegan film aksi karena mobil terlihat terangkat dan terbakar.

Sebagian warganet juga berspekulasi terkait penyebab kebakaran, mulai dari dugaan kebocoran tangki bahan bakar akibat gesekan dengan aspal hingga percikan api dari benturan keras.

Tanggapan Manajemen Jetour

Manajemen PT Jetour Sales Indonesia memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut.

Peter Zhang, President Director PT Jetour Sales Indonesia, menyatakan pihaknya telah menerima laporan mengenai kecelakaan tersebut.

“Hingga saat ini, penyebab teknis dan kronologi lengkap kejadian masih dalam proses investigasi lebih lanjut.

JETOUR Indonesia akan menyampaikan hasilnya setelah proses penanganan dan investigasi dinyatakan selesai,” ujar Peter Zhang.

Ia menegaskan bahwa keselamatan konsumen merupakan prioritas utama Jetour Indonesia.

Saat ini, seluruh individu yang terlibat telah mendapatkan penanganan medis dan perusahaan terus memantau perkembangan kondisi mereka.

Jetour Indonesia juga menyatakan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan seluruh informasi yang diperoleh lengkap dan terverifikasi, serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berjalan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memberikan ruang bagi proses investigasi dan merujuk pada informasi yang telah terverifikasi dari pihak berwenang serta Jetour Indonesia,” tutup Peter Zhang.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.