Polisi Ungkap Kronologi ODGJ Ngamuk Tewaskan Anggota Satpol PP Kebumen
February 03, 2026 05:07 PM

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Satreskrim Polres Kebumen sebut bahwa laki-laki yang diduga ODGJ, Ruwadi sering membawa senjata tajam.

Seperti diketahui, seorang petugas dari tim gabungan mengalami luka hingga akhirnya meninggal dunia saat proses evakuasi ODGJ di wilayah Desa Krakal Kecamatan Alian Kabupaten Kebumen pada Senin (2/2/2026).

Dari video yang beredar di media sosial, tampak sejumlah personel dari Satpol PP, TNI-Polri, petugas puskesmas di halaman rumah ODGJ tersebut berupaya membujuk laki-laki itu supaya melepaskan sabit dan linggis yang dibawa tapi upaya tersebut gagal.

ODGJ jenis kelamin laki-laki itu kemudian keluar dari dalam rumah.

Ketegangan terlihat saat beberapa petugas yang membawa bambu berupaya untuk melucuti senjata tajam yang dibawa ODGJ tapi laki-laki itu lantas mengejar petugas.

 Seorang anggota Satpol PP Kebumen, Mochamad Faik terkena luka bagian tangan serta lehernya.

Anggota Satpol PP Kebumen yang terjatuh itu kemudian bangkit menjauh dari lokasi sembari memegang luka bagian leher sebelah kiri.

Saat yang bersamaan, petugas lain akhirnya dapat mengamankan ODGJ itu.

Kasatreskrim Polres Kebumen, AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata menyampaikan, laki-laki yang diduga ODGJ tersebut tinggal di rumah bersama ibunya.

Pemerintah desa semula sudah mengagendakan evakuasi orang yang diduga ODGJ dengan melibatkan Satpol PP, polsek, kormail dan puskesmas setempat.

Baca juga: Progres Kasus Pelecehan Seksual Eks Pejabat Lembaga Zakat di Banyumas

"Karena orang yang diduga ODGJ ini sering membawa sajam, jadi dimintalah bantuan perkuatan. Saat penanganan tersebut terjadilah insiden.

Di mana sabit atau arit yang dibawa orang diduga ODGJ ini dipukulkan ke anggota Satpol PP," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (3/2/2026).

Anggota Satpol PP Kebumen itu mengalami luka  bagian leher. Setelah mengalami luka tersebut, terangnya, sempat dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis tapi nyawanya tidak tertolong.

Kasatreskrim Polres Kebumen menerangkan, polisi melakukan penanganan atas insiden tersebut. Lanjutnya, laki-laki yang diduga ODGJ itu kemudian dirujuk ke RSUD Prembun untuk dilakukan observasi.

"Mengingat yang bersangkutan sering menjadi pasien di puskesmas setempat," terangnya.

Dia menekankan, kepolisian akan berkoordinasi dengan instansi terkait dalam penanganan kejadian itu. Pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Tim Inafis Satreskrim Polres Kebumen menemukan bercak darah di jalan depan rumah serta di pondasi halaman rumah saat melakukan olah TKP. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu bilah sabit, satu bilah pisau daging, dan satu bilah linggis. (Ais).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.