UIN Ar-Raniry Kirim 20 Mahasiswa Psikologi Dampingi Penyintas Banjir di Pijay
February 03, 2026 06:35 PM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Fakultas Psikologi UIN Ar-Raniry Banda Aceh mengirim sebanyak 20 mahasiswa dalam program Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Kebencanaan ke Gampong Dayah Kruet, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya (Pijay), Senin (2/2/2026). 

Para mahasiswa tersebut dijadwalkan menjalankan pengabdian selama 22 hari, terhitung sejak 3-25 Februari 2026.

Pengiriman mahasiswa KPM Kebencanaan ini dipimpin Wakil Dekan III Fakultas Psikologi, Nasruddin, bersama pimpinan fakultas, dan perwakilan dosen. 

Rombongan disambut Keuchik Gampong Dayah Kruet serta Camat Meureudu, Iskandar.

Nasruddin mengatakan, sebelum diterjunkan ke lokasi pengabdian, seluruh mahasiswa telah mengikuti pembekalan di Fakultas Psikologi. 

Pembekalan meliputi materi kebencanaan, etika pengabdian masyarakat, serta keterampilan pendampingan psikososial bagi penyintas bencana.

Baca juga: Keunggulan Psikologi UIN Ar-Raniry, Akses ke Luar Negeri hingga Peluang Karier

“Selama pelaksanaan KPM, mahasiswa akan memfokuskan kegiatan pada pendampingan psikososial dan pemulihan trauma warga terdampak banjir,” kata Nasruddin, Selasa (3/2/2026).

Selain itu, mahasiswa juga dilibatkan dalam kegiatan pemulihan pascabencana, termasuk gotong royong membersihkan lingkungan di gampong setempat.

Dekan Fakultas Psikologi UIN Ar-Raniry, Prof Muslim mengatakan, bahwa program KPM Kebencanaan diharapkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat terdampak bencana, terutama dalam pemulihan kehidupan sosial warga.

“Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan dapat membantu memulihkan kondisi psikososial warga,” singkatnya.

Sementara itu, Camat Meureudu, Iskandar, mengapresiasi kehadiran mahasiswa Fakultas Psikologi di wilayahnya. 

Menurut dia, hingga kini masih terdapat warga yang mengalami trauma akibat banjir dan membutuhkan pendampingan psikososial.

Baca juga: Angkat Isu Genosida, Mahasiswi KPI UIN Ar-Raniry Kaji Dinamika Boikot Produk Pro-Israel di Medsos

“Masih banyak warga yang trauma. Kami berharap kehadiran mahasiswa dapat menjadi penyemangat agar masyarakat perlahan bangkit dan pulih,” ungkapnya.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.