TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Babak baru penyelidikan kasus dugaan akses ilegal rekaman CCTV yang dilaporkan Inara Rusli mulai menyingkap fakta-fakta yang selama ini tersimpan rapat.
Kasus yang menyeret nama orang-orang terdekat Inara Rusli ini ternyata dipicu oleh sebuah kejadian misterius di dalam rumah pribadinya.
Dalam pemeriksaan terbaru di Bareskrim Polri pada Senin (2/2/2026), pihak saksi kunci akhirnya membeberkan alasan di balik pengambilan rekaman CCTV tersebut.
Bukan didasari niat jahat atau motif mencari keuntungan, tindakan tersebut diklaim sebagai bentuk respons atas laporan adanya gangguan keamanan.
Kejadian ini bermula dari laporan seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial Y yang tinggal di rumah Inara Rusli.
Kepada Agung Eko Haryanto, sopir yang telah bekerja selama empat tahun bagi keluarga Inara dan Virgoun, Y mengaku mengalami kejadian janggal.
Menurut kuasa hukum Agung, Sukardi, sehari sebelum pengambilan CCTV dilakukan, Y melaporkan telah mendengar suara-suara aneh dari lantai 3 rumah tersebut pada malam hari.
Suara tersebut diduga kuat berasal dari seorang pria asing yang tidak seharusnya berada di sana.
"Sehari sebelum pengambilan CCTV, ART yang tinggal di rumah itu menyampaikan bahwa semalam ada suara seorang laki-laki dan suara-suara aneh di lantai 3," ungkap Sukardi, melansir dari Tribunnews.com.
Laporan dari ART tersebut memicu kekhawatiran di kalangan pekerja rumah tangga.
Agung, sebagai orang yang sudah lama bekerja di rumah tersebut, merasa perlu memastikan keamanan lingkungan tempatnya bekerja.
Atas dasar diskusi dan kecurigaan adanya penyusup atau orang asing, pengecekan rekaman CCTV pun dilakukan.
Sukardi menegaskan bahwa pengambilan data rekaman tersebut murni merupakan tindakan spontan untuk memverifikasi kebenaran laporan sang ART.
“Pada saat itu ada dugaan ada orang asing yang berada di rumah tersebut sehingga dilakukan pemeriksaan," jelas Sukardi.
"Secara motif tidak ada niat jahat. Ini murni karena ada kecurigaan dan atas dasar diskusi beberapa orang,” sambungnya.
Baca juga: Pengakuan Sopir Inara Rusli Pertama Kali Dapat Rekaman CCTV Diduga Video Syur: Tidak Ada Niat Jahat
Membantah Keterlibatan Langsung Virgoun
Di tengah isu yang berkembang bahwa rekaman tersebut digunakan untuk kepentingan pihak tertentu, Sukardi memberikan bantahan tegas.
Dalam pemeriksaan sejauh ini, tidak ditemukan bukti kuat bahwa rekaman CCTV tersebut langsung diserahkan kepada mantan suami Inara, Virgoun.
Sukardi menekankan bahwa posisi kliennya saat ini masih murni sebagai saksi.
Pihaknya juga memastikan tidak ada transaksi atau motif ekonomi di balik tindakan akses ilegal yang dilaporkan oleh Inara Rusli tersebut.
“Kalau terkait penyerahan ke Virgoun, sejauh ini dari keterangan saksi tidak ada. Klien kami masih saksi, tidak ada transaksi, tidak ada niat jahat,” tambahnya.
Hingga saat ini, identitas "pria asing" yang suaranya didengar oleh ART di lantai 3 rumah Inara Rusli tersebut masih menjadi tanda tanya besar.
Namun, bagi pihak Agung, alasan keamanan inilah yang menjadi pembelaan utama mereka di hadapan penyidik agar tidak terseret lebih jauh dalam jeratan hukum akses ilegal.
Penyelidikan masih terus bergulir untuk memastikan apakah alasan "keamanan" ini dapat diterima secara hukum atau tetap dikategorikan sebagai pelanggaran privasi dan akses data tanpa izin pemilik rumah.