TRIBUNNEWS.COM - Rumah tangga Yeni Rahmawati atau akrab disapa Boiyen dengan Rully Anggi Akbar berada di ujung tanduk.
Setelah melayangkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama (PA) Tigaraksa, Tangerang, Boiyen dipastikan sudah tidak lagi tinggal satu atap dengan suaminya.
Kabar ini dikonfirmasi oleh kuasa hukum Boiyen, Anselmus Mallofiks, usai sidang kedua yang digelar pada Selasa (3/2/2026).
"Sejauh ini sih sudah tidak (tinggal satu atap), ya," ujar Anselmus.
Ia menuturkan bahwa alasan utama Boiyen mantap mengakhiri pernikahan yang tergolong singkat ini karena tak ada kejujuran dan keterbukaan dalam rumah tangga.
Baca juga: Respons Pihak Rully Anggi Akbar soal Gugatan Cerai dari Boiyen
Boiyen merasa dikhianati setelah mengetahui bahwa suaminya terjerat kasus hukum terkait dugaan penipuan yang telah dilaporkan ke polisi.
Rupanya, aroma perpisahan ini sudah terendus oleh netizen sejak lama. Di kolom komentar akun Instagram Boiyen, para penggemar kembali mengungkit momen canggung saat Rully menjadi bintang tamu di podcast Deddy Corbuzier.
Saat itu, Deddy melontarkan pertanyaan mendasar, "Kenapa lu mau nikahin Boiyen?"
Bukannya memberikan jawaban romantis dan mantap seperti memuji kecantikan, kebaikan hati, atau sifat humoris istrinya, Rully justru tampak gagap dan hanya menjawab karena usia Boiyen sudah "matang".
"Gua udah curiga pas di podcast DC. Dia gak bisa jawab, malah bilangnya 'karena Boiyen usianya udah mateng'. Padahal jawaban basic itu Boiyen cantik atau humoris. Dari situ gua sedih, kok lakinya gitu jawabannya," tulis netizen di kolom komentar postingan Instagram Boiyen.
Banyak warganet berspekulasi bahwa sejak awal Rully menikahi Boiyen bukan karena cinta tulus, melainkan adanya "asas manfaat" tertentu.
Proses hukum di PA Tigaraksa kembali mengalami kendala karena ketidakhadiran Rully maupun kuasa hukumnya.
Majelis hakim telah menjadwalkan ulang persidangan pada 24 Februari 2026 mendatang. Jika pihak Rully kembali mangkir, persidangan akan langsung dilanjutkan ke tahap pembuktian tanpa mediasi.
Meski tengah dihantam badai rumah tangga dan kekecewaan mendalam, Boiyen disebut tetap berusaha profesional menjalankan pekerjaannya di panggung hiburan demi menghibur masyarakat.
Boiyen dan Rully diketahui melangsungkan pernikahan pada 15 November 2025.
Tak sampai usia 2 bulan pernikahan, Boiyen melayangkan gugatan cerai terhadap Rully ke PA Tigaraksa. Gugatan itu ia layangkan setelah Rully dilaporkan ke polisi oleh investor dengan tuduhan penggelapan dan penipuan dana investasi.