SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tiket kereta api mudik lebaran sudah dibuka PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang secara online sejak tanggal 25 Januari 2026 untuk keberangkatan tanggal 11 Maret 2026.
Hingga saat ini, penjualan tiket masih berlangsung dan terus diupdate.
Termasuk untuk perjalanan kereta api dengan keberangkatan hingga 20 Maret 2026.
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menyampaikan bahwa tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api pada masa mudik Lebaran membuat tiga perjalanan kereta api di wilayah Divre III Palembang telah terjual cukup signifikan.
"Khususnya pada tanggal-tanggal favorit, yaitu tanggal 15 Maret sampai dengan 20 Maret, karena telah memasuki masa Libur sekolah dan Cuti Bersama," kata Aida, Selasa (3/2/2026).
Baca juga: Warga Keluhkan Tiket Lebaran Habis, KAI Divre III Palembang: Baru Terjual 20 Persen
Berdasarkan data pemesanan sementara hingga hari ini Selasa(3/2/2026), KAI Divre III Palembang mencatat ketersediaan tiket Angkutan Lebaran 2026 untuk tiga kereta api yang beroperasi untuk keberangkatan tanggal 11 Maret 2026, tiket KA Rajabasa relasi Kertapati – Tanjungkarang (PP) masih tersedia sekitar 700 tiket.
Sementara itu, KA Bukit Serelo relasi Kertapati – Lubuklinggau (PP) masih tersedia sekitar 350 tiket, dan KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuklinggau (PP) masih tersedia sekitar 350 tiket.
Pada keberangkatan tanggal 12 Maret 2026, KA Rajabasa relasi Kertapati – Tanjungkarang (PP) masih tersedia sekitar 700 tiket. Untuk KA Bukit Serelo relasi Kertapati – Lubuklinggau telah habis terjual, namun relasi sebaliknya masih tersedia sekitar 250 tiket.
Adapun KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuklinggau (PP) masih tersedia sekitar 325 tiket.
Selanjutnya, pada keberangkatan tanggal 13 Maret 2026, tiket KA Rajabasa relasi Kertapati – Tanjungkarang masih tersedia sekitar 300 tiket, sedangkan relasi Tanjungkarang – Kertapati masih tersedia sekitar 500 tiket.
KA Bukit Serelo relasi Kertapati – Lubuklinggau (PP) telah habis terjual.
Sementara itu, KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuklinggau (PP) masih tersedia sekitar 300 tiket.
Untuk keberangkatan tanggal 14 dan 15 Maret 2026, tiket KA Rajabasa relasi Kertapati – Tanjungkarang telah habis terjual, sementara relasi sebaliknya masih tersedia sekitar 200 tiket.
Baca juga: PT KAI Divre III Palembang Siapkan 65.560 Tiket Mudik Lebaran 2026, 19 Persen Tiket Sudah Terjual
KA Bukit Serelo relasi Kertapati – Lubuklinggau (PP) juga telah habis terjual.
Sedangkan KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuklinggau (PP) masih tersedia sekitar 300 tiket.
Adapun untuk tanggal 16 dan 17 Maret 2026, penjualan tiket KA Rajabasa relasi Kertapati – Tanjungkarang serta KA Bukit Serelo relasi Kertapati – Lubuklinggau belum dibuka karena dialokasikan untuk program mudik gratis dari pemerintah daerah Provinsi Sumatera Selatan.
Untuk KA Rajabasa relasi Tanjungkarang – Kertapati, pada tanggal 16 Maret masih tersedia sekitar 300 tiket, sedangkan pada tanggal 17 Maret telah habis terjual.
KA Bukit Serelo relasi sebaliknya pada tanggal tersebut juga telah habis terjual.
Sementara itu, KA Sindang Marga pada tanggal 16 dan 17 Maret masih tersedia sekitar 250 tiket.
Sementara itu, untuk keberangkatan tanggal 18 hingga 20 Maret 2026, tiket KA Bukit Serelo relasi Kertapati – Lubuklinggau (PP) telah habis terjual.
Untuk KA Rajabasa, tiket yang masih tersedia hanya untuk relasi Tanjungkarang – Kertapati sebanyak sekitar 397 tiket.
Sedangkan KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuklinggau (PP) masih tersedia sekitar 300 tiket.
Aida menambahkan bahwa data ketersediaan tiket tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat dalam merencanakan dan menentukan tanggal keberangkatan yang masih tersedia selama masa Angkutan Lebaran 2026.
“Bagi pelanggan yang belum mendapatkan tiket pada tanggal favorit, kami mengimbau untuk mempertimbangkan alternatif tanggal keberangkatan menyesuaikan tanggal tiket yang masih tersedia atau dapat mencari alternatif moda transportasi lain,” jelasnya.
KAI Divre III Palembang juga mengingatkan masyarakat untuk selalu melakukan pembelian tiket kereta api melalui kanal resmi KAI, seperti aplikasi Access by KAI, situs kai.id, serta mitra penjualan resmi yang telah bekerja sama dengan KAI.
“Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian tiket melalui pihak tidak resmi yang menawarkan biaya tambahan di luar ketentuan. Untuk informasi lebih lanjut terkait Angkutan Lebaran 2026, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI 121, “ucap Aida mengakhiri.