Prilly Latuconsina Viral Gegara Cari Loker, Kini Minta Maaf, Tak Bermaksud Hina Pengangguran
Tribun February 04, 2026 12:50 AM

Aktris Prilly Latuconsina mendadak membuat heboh gegara aksinya mencari lowongan pekerjaan. 

Bahkan dirinya mendapat banyak kesempatan saat mulai 'open to work' di situs profesional LinkedIn. 

Namun aksinya tersebut justru mengundang reaksi publik. 

Pasalnya, Prilly dianggap menghina warga yang kesulitan mencari kerja. 

Aksinya mencari lowongan kerja atau loker itu menimbulkan kemarahan dan rasa tidak nyaman di kalangan masyarakat. 

Apalagi para pencari kerja yang berjuang mati-matian untuk bisa mendapatkan upah. 

Namun dengan mudahnya Prilly bisa memiliki puluhan ribu kesempatan. 

Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, Selasa (3/2/2026), Prilly mengakui bahwa dirinya memahami emosi negatif yang muncul dari publik.

Ia pun berniat menyampaikan klarifikasi dalam video tersebut. 

"Aku paham situasi ini memunculkan banyak reaksi dan emosi. Aku juga mengerti kenapa sebagian dari kalian merasa marah, kecewa, atau enggak nyaman. Untuk itu aku menyampaikan klarifikasi ini dengan itikad baik," ujar Prilly dengan nada rendah.

Prilly mengakui adanya perbedaan pengalaman hidup antara dirinya dengan masyarakat luas yang menyebabkan munculnya "celah empati" saat ia mengunggah status tersebut.

Ia pun menegaskan tak menyinggung siapapun bahkan pengangguran sekalipun. 

"Aku sadar, posisiku dan pengalaman hidupku tidak sama dengan semua orang. Aku mengerti kenapa hal ini bisa terasa menyakitkan bagi sebagian pihak," tuturnya secara jujur.

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya tak berniat untuk meremehkan para pencari kerja. 

Niatnya murni semata untuk membangun komunikasi profesional dengan sejumlah perusahaan. 

Hal ini dilakukannya, karena ingin mencoba hal baru.  

"Pertama-tama aku minta maaf dengan tulus kalau apa yang terjadi telah menimbulkan rasa enggak nyaman. Ini bukan hal yang ingin aku ciptakan," lanjutnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab moral sebagai figur publik, Prilly berjanji untuk lebih berhati-hati dalam berkomunikasi di ruang publik, terutama terkait isu-isu sensitif.

Ia juga berterima kasih atas kritik dan masukan yang diberikan masyarakat kepadanya.

"Ke depannya, aku tetap berkomitmen untuk menjalankan dan melanjutkan kerja sama serta kegiatan yang memberikan dampak positif bagi banyak orang," tutup Prilly.

Klarifikasi ini diharapkan dapat menjernihkan situasi dan meredam ketegangan yang sempat memanas di berbagai platform media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Kegaduhan berawal saat Prilly memasang fitur "Open to Work" pada profil LinkedIn miliknya hingga meraih 30.000 koneksi dalam waktu singkat. 

Sebagian netizen menilai langkah Prilly, tidak sensitif dan kurang berempati terhadap realitas para pengangguran yang tengah berjuang keras mendapatkan pekerjaan di tengah situasi ekonomi yang menantang.

Awal Mula Viral 

Sebelumnya, pada Minggu (25/1/2026), Prilly mengumumkan secara terbuka, dirinya mengaktifkan status open to work di LinkedIn. 

Ia menegaskan langkah tersebut bukan karena kekurangan aktivitas, melainkan keinginannya untuk menantang diri di bidang baru.

“Aku menyalakan badge #OpenToWork bukan karena kekurangan kegiatan, tapi karena ingin belajar hal baru,” tulis Prilly di unggahan LinkedIn. 

Ia juga menyebut tertarik mencoba pengalaman di bidang retail sales, store promoter, dan field sales. 

Pengumuman tersebut muncul sekitar sepekan setelah Prilly menyatakan pengunduran diri dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang ia dirikan bersama Yahni Dahmayanti dan Umay Shahab pada 2019.

“Hari ini, secara resmi aku mengundurkan diri dari Sinemaku Pictures, baik sebagai pemegang saham maupun anggota direksi,” tulis Prilly pada Senin (19/1/2026). 

Keputusan itu menandai babak baru dalam perjalanan karier Prilly Latuconsina, yang kini terbuka menjajal tantangan di luar dunia film dan industri hiburan. 

Prilly Latuconsina pun mengaku terkejut sekaligus bersyukur setelah akun LinkedIn miliknya dibanjiri puluhan ribu permintaan koneksi. 

Respons luar biasa itu datang tak lama setelah Prilly mengaktifkan badge #OpenToWork di LinkedIn menyusul keputusannya mundur dari Sinemaku Pictures. 

Melalui unggahan di Instagram, Prilly membagikan tangkapan layar halaman manage invitation LinkedIn miliknya yang menunjukkan angka 32.744 permintaan koneksi. 

Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada berbagai pihak yang menghubunginya. 

“Terima kasih untuk lebih dari 30 ribu connection request yang masuk ke LinkedIn aku. Terima kasih untuk perusahaan, organisasi, pelaku usaha, dan brand yang sudah reach out,” ujar Prilly, dikutip Jumat (30/1/2026). 

Prilly mengaku antusias sekaligus terharu melihat besarnya kepercayaan publik terhadap dirinya. 

Namun gegara aksinya tersebut ia justru mendapat sorotan tajam publik. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.