Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zubir | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, ACEH TAMIANG - Universitas Samudra akan membuka pojok belajar anak pascabencana berbasis relawan mahasiswa untuk pemulihan literasi dan numerasi di Desa Sriwijaya, Kecamatan Kota Kuala Simpang, Selasa (3/2/2026).
Pojok belajar diketuai oleh Juliati dan beranggotakan Mahlianurrahman, Nishbah Fadhelina, serta perwakilan mahasiswa Universitas Samudra atau Unsam.
Pojok belajar ini merupakan bagian dari program mahasiswa berdampak: pemberdayaan masyarakat dalam pemulihan dampak bencana 2026 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Ketua pojok belajar, Juliati, mengungkapkan bahwa program ini dirancang sebagai upaya dalam mempercepat pemulihan bagi anak-anak yang terdampak bencana dengan mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi sesuai kebutuhan lokal.
"Pojok belajar diterapkan dengan menyiapkan ruang belajar sederhana di lingkungan masyarakat yang terdampak bencana" ujar Juliati.
Baca juga: Wagub Aceh Dampingi Mendagri dalam Apel Pemulangan Satgas Bencana di Aceh Tamiang
Juliati menambahkan, mahasiswa berperan aktif dalam mendampingi anak-anak belajar melalui berbagai kegiatan, seperti membaca, menulis, berhitung, bercerita, dan permainan edukatif.
Pojok belajar ini dibuka sebagai solusi alternatif pembelajaran nonformal yang adaptif, fleksibel, dan ramah anak di tengah keterbatasan sarana pendidikan pascabencana.
"Saat ini kita masih dalam tahap observasi titik yang akan dijadikan lokasi pojok belajar di Desa Sriwjaya yang akan dilansakan dalam waktu dekat ini," imbuhnya. (*)