TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Upaya memperluas pasar ternak sapi asal Gorontalo ke luar daerah dipastikan tetap mendapat dukungan transportasi laut dari pemerintah pusat.
Layanan tol laut khusus pengangkutan ternak yang menghubungkan Gorontalo dengan sejumlah wilayah di Kalimantan dipastikan tetap beroperasi sepanjang tahun 2026.
Kepastian tersebut muncul setelah Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail melakukan pertemuan dengan Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Pertemuan itu turut melibatkan Direktur Jenderal Perhubungan Laut.
Baca juga: Sudah Masuk Daftar PKH Februari 2026? Ini Sinyal Bantuan Tak Lama Lagi Cair
Program pengiriman ternak melalui jalur laut tersebut menjadi bagian dari penguatan sektor peternakan daerah yang dikembangkan melalui konsep agromaritim.
Pemerintah daerah menilai distribusi ternak ke luar wilayah menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan produksi sekaligus meningkatkan pendapatan peternak.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Gorontalo, Jamal Nganro, menyampaikan bahwa dukungan Kementerian Perhubungan memperkuat langkah daerah dalam mengembangkan ekonomi berbasis peternakan.
“Alhamdulillah bapak Menteri Perhubungan mengapresiasi upaya yang telah dilakukan Pemprov Gorontalo untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Jamal.
Dalam pertemuan tersebut, Pemprov Gorontalo juga memaparkan pengembangan program peternakan sapi yang menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah.
Program tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga pada perluasan akses pemasaran hasil ternak.
Pemerintah Provinsi Gorontalo telah memfasilitasi kerja sama pemasaran antara Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara dan Pemerintah Kota Tarakan.
Selain itu, pembukaan pasar baru juga dilakukan melalui kerja sama antara Pemprov Gorontalo bersama Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Baca juga: 5 Poin Penting Tribun Podcast Bersama Wakapolres Gorontalo, Soroti Ancaman Kejahatan Siber Anak
Distribusi ternak ke daerah mitra tersebut dilayani oleh KM Cemara Nusantara 05 yang menjadikan Pelabuhan Kwandang sebagai pangkalan utama.
Kapal tersebut melayani rute pelayaran dari Kwandang menuju Tarakan, Balikpapan, Kupang, dan Banjarmasin, sebelum kembali ke Gorontalo.
Menurut Jamal, keberadaan layanan transportasi laut khusus ternak menjadi faktor pendukung agar program bantuan sapi yang diberikan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.
Ia menegaskan distribusi yang terjamin diharapkan mendorong minat masyarakat dalam mengembangkan usaha peternakan.
“Dengan adanya kerja sama ini, Pemprov Gorontalo tidak hanya memberikan bantuan sapi kepada masyarakat, tetapi juga memastikan pemasarannya agar masyarakat termotivasi untuk beternak sapi. Guna mewujudkan program tersebut dibutuhkan dukungan layanan angkutan khusus ternak untuk mengangkut ternak ke daerah yang telah bekerja sama,” jelasnya.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Gorontalo turut didampingi sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Perhubungan Sagita Wartabone serta Staf Khusus Bidang Infrastruktur dan Pariwisata Bonny Ointu. (ADV*)