TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) nihil di Kampar. Sementara hujan masih berpotensi di sebagian wilayah Kampar.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Kampar, Azwan melalui Kepala Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) Kampar, Adi Candra Lukita mengatakan, potensi hujan masih ada hingga Rabu (4/2/2026) ini.
Menurut dia, curah hujan beberapa hari terakhir menekan terjadinya karhutla.
"Karhutla nihil. Hujan masih berpotensi turun di sebagian wilayah Kampar," kata Candra kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (4/2/2026).
Ia menyebutkan prediksi hujan di delapan kecamatan pada Rabu malam.
Prediksi itu berdasarkan data hasil analisis cuaca pada aplikasi Kampar Flood Watch (KFW).
Fitur dari Riau Flood Watch (RFW) itu menunjukkan sebaran hujan.
Baca juga: Tim Satgas Darat Karhutla Dumai Masih Berjibaku Lakukan Pendinginan di Tiga titik
Baca juga: Heboh, Siswi SMPN 1 Bungaraya Siak Sebarkan Foto Tanpa Busana Temannya di WhatsApp
"Prediksinya pukul 19.00 WIB dengan tingkat peluang 80 persen," katanya.
Adapun delapan kecamatan itu terdiri dari Kampar Kiri, Kampar Kiri Hulu, Koto Kampar Hulu, Kuok, Salo, XIII Koto Kampar, Bangkinang Kota, dan Kampar.
Menurut dia, peluang tersebut sangat dipengaruhi faktor alam. Salah satunya angin.
"Tergantung alam. Kalau angin kencang, bisa bergeser atau tidak jadi hujan," ungkapnya. (Fernando Sihombing)