TRIBUNJOGJA.COM - Pantun cinta kerap menjadi cara sederhana, tetapi berkesan untuk menyampaikan perasaan.
Lewat rangkaian kata yang ringan dan dekat dengan keseharian.
Pantun mampu mewakili rasa cinta, rindu, hingga harapan tanpa terkesan berlebihan.
Berikut ini 50 pantun cinta sederhana yang bisa digunakan untuk mengungkapkan perasaan kepada orang tersayang dengan cara yang manis dan mudah dipahami.
1. Hujan turun di lahan kumuh
Hatiku jatuh setiap melihatmu
2. Pergi ke kafe gatau cara mesen
I love you three thousand
3. Kopi pahit diminum pelan sekali
Senyummu manis menetap di hati
4. Pagi-pagi minum kopi good day
I fall in love with you every day
5. Mentari datang menyapa hari
Seperti kamu menyinari hati
6. Hujan sore enaknya makan mie
I just want you to stay with me
7. Waktu berjalan tak terasa pergi
Cintaku padamu tetap abadi
8. Rumput hijau dimakan sapi
I was born to make you happy
9. Daun gugur jatuh ke bumi
Perasaanku padamu tetap di sini
10. Motor ngadat ternyata kurang oli
My heart belongs to you only
11. Angin sepoi menyapa pipi
Tatap matamu bikin merah di pipi
12. Burung nuri terbang ke seberang
Cintaku padamu semakin terang
13. Pergi ke pantai mencari kerang
Kamu di hati makin disayang
14. Ikan hiu melayang-layang
Kamu cantik bikin mabuk kepayang
15. Satu titik, dua koma
Nona manis, siapa yang punya?
16. Makan bakso di pinggir kali
Dekat kamu nyaman sekali
17. Main gundu, main layang-layang
Cuman kamu yang aku sayang
18. Malam diam ditemani sepi
Rasa ini kian ingin kau mengerti
19. Bunga mekar di taman Pati
Cintaku tumbuh sederhana tapi pasti
20. Langit senja merona sendiri
Rindu padamu tak pernah pergi
21. Pergi ke sawah ketemu putri malu
Lihat pemandangan indah di mata
Rasa ini tumbuh sejak hari lalu
Ingin kusimpan tanpa banyak kata
22. Burung kecil bernyanyi di taman
Angin sepoi membawa rasa tenang
Jatuh cinta ke kamu tanpa alasan
Sejak itu hatiku jadi tak tenang
23. Pergi ke mall sambil tertawa
Tak lupa membeli pita merah
Hanya kamu yang selalu di jiwa
Cintaku tumbuh semakin indah
24. Kertas putih kutulis nama
Tinta biru mengalir tenang
Tak perlu janji berlebih kata
Cukup rasa yang tumbuh pelan
25. Minum alkohol diharamkan
Karena pikiran bisa melayang
Meskipun jarak memisahkan
Semua itu bukan penghalang
Baca juga: 25 Pantun Ucapan Selamat Sempro untuk Kakak Tingkat, Doa dan Semangat
26. Bintang jatuh di langit malam
Sunyi hadir tanpa suara
Cintaku padamu slalu dalam
Ditambah tulus tanpa syarat
27. Burung pipit terbang ke seberang
Hinggap sejenak di pohon cemara
Warna hidupku kian berkembang
Sejak kau hadir dalam cerita
28. Daun kering tersapu angin
Langkah kecil menepi jalan
Perasaanku mungkin biasa
Namun jujur tak sekadar ucapan
29. Orang pingsan digotong tandu
Ternyata itu masih keluargamu
Tak ada hari tanpa merindu
Karena cintaku hanya untukmu
30. Malam panjang ditemani sepi
Jam dinding berdetak pelan
Namamu slalu hadir di hati
Tanpa perlu banyak ucapan
31. Bunga liar tumbuh di ladang
Terkena hujan tetap tegak
Cintaku mungkin tak gemilang
Namun setia tak pernah retak
32. Pergi ke mall sambil tertawa
Tak lupa membeli pita merah
Hanya kamu yang selalu di jiwa
Cintaku tumbuh semakin indah
33. Mentari senja pamit hari
Langit jingga merona lembut
Rasa ini tumbuh di hati
Tanpa paksaan tanpa rebut
34. Kapal laut kapal selam
Kena ombak bergoyang-goyang
Tidak siang tidak malam
Hanya wajahmu yang terbayang
35. Pagi datang membawa doa
Udara segar terasa ringan
Namamu kusebut sederhana saja
Namun maknanya sangat dalam
36. Ikan hiu, ikan pari
Dibakar enak oleh Pak Ega
Senyummu merekah di pagi hari
Bak mentari penghangat raga
37. Langkah kaki menyusur waktu
Jejaknya samar tertiup angin
Aku tak meminta lebih darimu
Cukup hadir dan saling yakin
38. Bulan sabit tersenyum mewah
Bintang kecil berkelip pelan
Rasa ini tak perlu megah
Cukup jujur dan penuh harapan
39. Pagi cerah burung bernyanyi
Hinggap sebentar di dahan cemara
Setiap hari hatiku menanti
Kapan lagi kita bisa bersama
40. Hujan turun membasahi bumi
Tanah basah menguar bau
Hatiku jatuh padamu lagi
Tanpa ragu tanpa semu
41. Kutelusuri malam yang terasa sepi
Lampu kota meredup perlahan pudar
Jujur saja aku menyimpan rasa ini
Entah sejak kapan hatiku bergetar
42. Pagi datang membawa cahaya hari
Udara segar membuat ketenangan
Tanpa sadar aku jatuh hati lagi
Saat namamu hadir di pikiran
43. Angin sore menyentuh wajah tenang
Langit jingga memeluk senja
Perasaanku padamu kian datang
Meski tak pernah kuucap kata
44. Bintang muncul satu per satu
Malam pun terasa semakin dalam
Tak banyak yang kuharap darimu
Cukup tahu aku menyimpan perasaan
45. Daun gugur jatuh ke bumi
Musim berubah tanpa aba
Hatiku juga mulai berani
Mengaku rindu meski sederhana
46. Mentari redup di ujung hari
Langit pamit dengan tenang
Jika boleh jujur dari hati
Aku nyaman saat kau datang
47. Hujan turun membasahi jalan
Suara rintik terdengar rapuh
Aku tak tahu harus bilang kapan
Bahwa hadirmu begitu utuh
48. Pisau tajam dua tiga
Letak di peti dalam perahu
Dalam laut boleh diduga
Dalam hati siapa yang tahu
49. Langit malam begitu luas
Bintang bertabur tanpa suara
Perasaanku padamu tak berbalas
Namun tumbuh tulus apa adanya
50. Pagi cerah menyapa hari
Udara segar terasa ringan
Tak pernah kurencana jatuh hati
Namun kau datang menetap pelan
(MG Zahrah Suci Al Aliyah)