TRIBUNWOW.COM - Isu soal masa depan Cristian Romero di Tottenham Hotspur kian memanas setelah serangkaian laporan media menggambarkan adanya jarak antara sang bek dan manajemen klub.
Situasi ini tidak hanya dipicu oleh performa tim yang inkonsisten, tetapi juga oleh rasa frustrasi terhadap arah proyek yang dinilai kurang jelas.
Di saat bersamaan, klub-klub lain di Eropa mulai memantau peluang untuk merekrut Cuti Romero.
Gambaran tersebut menjadikan nama Cuti Romero sebagai satu di antara sosok yang paling diperbincangkan jelang dibukanya kembali jendela transfer.
Baca juga: Preview Manchester United Vs Tottenham Hotspur, Setan Merah Modal Apik 3 Laga Tak Terkalahkan
Media tersebut mengutip Jurnalis Argentina, Gaston Edul dari TyC Sports yang mengklaim bahwa Romero sudah diproyeksikan hengkang begitu musim berakhir.
Situasi ini mencuat hanya sehari setelah bursa transfer musim dingin resmi ditutup di Inggris.
Laporan tersebut juga menambahkan bahwa minat terhadap Romero sudah muncul sejak Januari, meski tidak berujung pada kepindahan segera.
Kabarnya, unggahan Romero di Instagram @cutiromero2, pada Selasa (3/2/2026) dianggap sebagai sindiran tajam kepada manajemen klub.
Dalam unggahan tersebut, Romero menjelaskan situasi skuad yang hanya memiliki 11 pemain siap bermain sebagai sesuatu yang "tidak masuk akal" dan "memalukan".
Ungkapan tersebut dinilai sebagai kritik terhadap departemen rekrutmen maupun tim medis yang dinilai gagal menjaga kedalaman skuad.
Baca juga: Transfer Liga Inggris : Everton Datangkan Aset Masa Depan Chelsea dengan Status Pinjaman
Tulisan tersebut menekankan bahwa minimnya komunikasi terbuka mengenai arah proyek membuat beberapa pemain senior merasa tidak cukup dilibatkan.
Jika hal ini dipadukan dengan kabar mengenai minat klub-klub luar dan potensi nilai jual yang masih tinggi, maka muncul kesan baru yang cukup kuat.
Kesan tersebut menunjukkan bahwa kedua pihak kini tidak lagi sepenuhnya sejalan dalam memandang masa depan.
Oleh karena itu, kedua pihak tampak sama-sama mulai menimbang masa depan tanpa satu sama lain.
Di samping itu, posisi tawar Spurs yang masih kuat berkat kontrak baru sang pemain turut menghambat terwujudnya transfer tersebut.
Kondisi ini membuat rumor transfer lebih mengarah ke jendela musim panas 2026.
(Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret, Alifazahra Avrilya Noorahma/TribunWow.com, Elfan Nugroho)