Siswi SMP di Bekasi Timur Dilecehkan Pria Bermotor saat Jalan Kaki Menuju Rumah
February 04, 2026 10:50 PM

Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI TIMUR- Seorang siswi SMP menjadi korban pelecehan seksual oleh pria bermotor di kawasan Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (2/2/2026).

Peristiwa tersebut diketahui usai orangtua korban mendatangi warga sekitar untuk menceritakan kejadian yang dialami anaknya. 

Satu warga sekitar lokasi kejadian, Dian, mengaku awalnya tidak mengetahui secara langsung insiden tersebut.

“Yang saya tahu itu saat itu saya posisinya lagi di dalam rumah dan saya dengar itu ada anak-anak teriak perempuan terus ada motor kencang dan saya kira mungkin ada maling motor,” kata Dian saat ditemui di lokasi, Rabu (4/2/2026).

Dian menjelaskan, orangtua korban sempat datang ke rumahnya pada malam hari usai kejadian. 

Namun saat itu dirinya tidak berada di rumah. 

Keesokan harinya, orangtua korban kembali mendatangi rumah Dian dan menceritakan kejadian yang menimpa anaknya.

“Besoknya datang lagi ke rumah dan cerita kalau anaknya habis menjadi korban pelecehan nangis-nangis ke warung sini ke rumah saya,” jelasnya.

Dian menuturkan, dirinya kemudian menyarankan agar kasus tersebut tidak hanya dilaporkan ke warga, melainkan diteruskan ke ketua RW agar bisa ditindaklanjuti.

“Terus orangtua korban itu laporan ke saya dan saya bilang jangan laporan ke saya tapi laporan ke Pak RW biar diviralin akhirnya dia datang ke Pak RW akhirnya diviralin dan di viralin dari CCTV,” tuturnya.

Dian menyampaikan, pelaku diduga sudah mengintai korban sejak beberapa hari sebelum kejadian.

Lalu pada hari kejadian saat korban baru pulang sekolah dan sempat membeli kencur di warung, pelaku langsung melakukan aksinya.

“Habis korban dari warung beli kencur diintai diikutin terus pelaku sempat berhenti di gang depan terus korban lari-lari akhirnya sampai di depan Jalan dekat rumah saya habis itu pantatnya dipegang,” ucapnya.

Dian memaparkan, korban merupakan siswi kelas 2 SMP yang biasanya pulang sekolah seorang diri. 

Terkadang korban menggunakan ojek atau sepeda untuk pulang ke rumah.

Warga berharap pelaku dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian agar tidak menimbulkan korban lain, mengingat lokasi kejadian tergolong sepi dan banyak anak perempuan yang melintas di kawasan tersebut.

“Harapannya pelaku biar bisa ditindaklanjuti dan tidak ada lagi korban karena di sini banyak lingkungan anak-anak perempuan dan jalan Tidorera ini juga terlalu sepi,” pungkas Dian. (M37)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.